Berita Blora

Petugas & Napi di Rutan Blora Dites Urine Dadakan, Ini Hasilnya

Seluruh pegawai Rutan Kelas II B Kabupaten Blora dites urine, Senin (8/6/2020).

IST
Sejumlah petugas tengah memeriksa sampel urine dalam tes urine di Rutan Kelas II B Blora, Senin (8/6/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seluruh pegawai Rutan Kelas II B Kabupaten Blora dites urine, Senin (8/6/2020).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Tes urine yang digelar oleh Satres Narkoba Polres Blora ini sengaja dilakukan secara mendadak.

Putra Jokowi Gibran Batal Jadi Calon Wali Kota Solo Tunggal, Achmad Purnomo Ditolak PDIP Undur Diri

Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang

Viral Pria Asia Berkelahi dengan Pria Kulit Putih di Amerika, Diduga dari Indonesia

UPDATE: Nasib 2 PNS Selingkuh Pingsan Tanpa Celana Dalam dalam Mobil, Begini Nasibnya Sekarang

"Kegiatan ini sebagai tindak lanjut surat permintaan dari pihak Lapas Blora kepada kami untuk melakukan pendampingan dalam rangka sidak tes urine kepada para petugas dan narapidana kasus narkoba." kata Kasat Narkoba Polres Blora AKP Hartono dalam keterangan tertulisnya.

Hartono mengatakan, ada 50 jumlah semple urine yang diperiksa.

Jumlah sebanyak itu terdiri atas 37 dari sampel petugas Rutan dan 13 dari napi kasus narkoba dengan hasil semua negatif.

Artinya, tidak ditemukan adanya pegawai maupun napi narkoba yang terindikasi mengkonsumsi obat-obatan terlarang.

"Hasil tes urine yang sudah bagus ini supaya terus bisa dipertahankan.

Dengan harapan tidak ada pegawai maupun napi yang mengkonsumsi narkoba di lingkungan lapas," kata Hartono.

Sementara itu, kepala Rutan kelas IIB Blora Budiman mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergitas antara Polri dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba.

"Tes urine ini dilakukan sebagai bentuk langkah serius dalam pemberantasan Narkoba di dalam Lapas dan Rutan, sehingga seluruh petugas wajib dites urine tanpa terkecuali," kata Budiman.

Menurutnya, jika ditemukan ada petugas lapas yang terbukti mengkonsumsi narkoba akan diberi sanksi tegas.

Sedangkan bagi warga binaan akan kembali diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Alhamdulilah dari hasil tes urine yang dilakukan petugas lapas dan warga binaan kasus narkoba, 100 persen negatif.

Tentunya, jika ada petugas lapas yang berani main-main dengan narkoba akan dijatuhi sanksi tegas." tandasnya. (goz)

Smartfren Luncurkan eSIM, Pengguna Android Tak Perlu Lagi Pakai SIM Card Fisik

BREAKING NEWS : Pasar Mangkang Semarang Akan Ditutup Mulai Besok

Masih Banyak Warga Acuh Tak Kenakan Masker di Kebumen

Sambil Patroli, Bhabinkamtibmas di Kebumen Bagi-bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved