Breaking News:

Berita Salatiga

Dampak Corona, Warga Miskin di Kota Salatiga Naik 3 Persen

Sejak pandemi virus Corona (Covid-19) berlangsung dan ditemukannya seorang warga positif jumlah warga miskin di Salatiga mengalami kenaikan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Salatiga Rochadi.  

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sejak pandemi virus Corona (Covid-19) berlangsung dan ditemukannya seorang warga positif jumlah warga miskin di Salatiga mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Salatiga Rochadi mengatakan data terakhir warga miskin yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada Februari 2020 sebanyak 13.177 orang.

"Hari ini warga miskin bertambah sejak adanya pandemi virus Corona menjadi 15.083 orang. Artinya ada kenaikan sekitar 3 persen dari total awal," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (9/6/2020).

Dari Survei Terkini, Ganjar Pranowo Bisa Menyalib Prabowo Subianto

Pernikahan Mbah Gambreng & Pemuda 24 Tahun Maskawin Rp 100 Ribu, Kades Sempat Tak Percaya

Lutung Jawa Masuk Pemukiman di Pekalongan, Mengenaskan saat Ditemukan Kini Tampak Lucu

Viral Anggota DPRD Jember Rapat Paripurna Pakai Pelampung: Kami Khawatir Tenggelam

Menurut Rohadi, kenaikan warga miskin di Kota Salatiga dipicu karena adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) ditambah mereka semula termasuk kriteria miskin dan turut terdampak covid-19.

Ia menambahkan, naiknya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial menjadi 15.083 karena miskin menjadi masalah baru. Disebutkan, atas pertimbangan itu pula Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana mengucurkan bantuan sosial tahap ketiga.

"Melihat situasi sekarang, virus Corona belum ada tanda-tanda mereda. Pemkot Salatiga berencana memberikan insentif bantuan jaring pengaman sosial pada Juli mendatang," katanya

Dikatakannya, penambahan sekitar 3 persen warga miskin hampir seluruhnya karena terdampak pandemi virus Corona. Selebihnya mereka telah terdaftar sebagai penerima manfaat melalui PKH.

Pihaknya menyatakan, besaran bantuan warga terdampak Corona senilai Rp 600 ribu melalui program Bantuan Sosial Tunai (BST). Sedangkan yang ditanggung PKH nilainya Rp 200 ribu per orang.

"Mereka yang mendapat bantuan melalui PHK reguler berjumlah 3.453 orang. Kemudian warga miskin lain mendapat bantuan Porgram Sembako/BPNT total ada 6.893 orang," ujarnya (ris)

Sudah Pakai Dukun Sebelum Beraksi, Kawanan Pencuri Motor Ini Masih Bisa Ditangkap Polisi

Petinju Putri Asal AS Mikaela Mayer Dinyatakan Positif Corona, Jadwal Pertarungan Top Rank Batal

Sempat Ditutup, Penerbangan Pesawat Lion Air Dibuka Lagi Mulai Tanggal 10 Jun

Liga 1 dan Liga 2 2020 Akan Digelar September, Persiraja dan Sriwijaya FC Siap Jadi Tuan Rumah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved