Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Semarang

Hindari Kerumunan, Kantor Pos Ungaran Tambah Titik Penyaluran BST

"Masih terjadi kerumunan warga meski sudah kami atur jadwal per kelurahan dan desa di tahap satu."

Tayang:
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Akbar Hari Murti
Bupati Mundjirin mengecek penyaluran BST tahap dua di aula kantor Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - PT Kantor Pos Ungaran menambah titik penyaluran bantuan sosial tunai (BST) untuk penerima di wilayah Sumowono, Kabupaten Semarang. Hal itu untuk menghindari kerumunan masyarakat penerima bantuan tersebut.

Kepala Kantor Pos Ungaran, Puspa Yuda Utama, menjelaskan penambahan titik penyaluran BST tahap II mengacu evaluasi penyaluran BST tahap pertama di mana kerumunan masyarakat tetap terjadi meski sudah diatur sedemikian rupa.

"Masih terjadi kerumunan warga meski sudah kami atur jadwal per kelurahan dan desa di tahap satu."

BREAKING NEWS : Diduga Rem Blong Truk Bermuatan Esbes Alami Kecelakaan di JLS Salatiga

Vicky Prasetyo Hampir Jadi Pamannya, Nikita Willy: Kayaknya Tante Aku Ditipu, Alhamdulillah Kandas

Perawat dan Dokter Positif Corona, Bupati Klaten Sri Mulyani Tutup Sementara RS di Pedan

Promo Superindo Hari Kerja 8-11 Juni 2020, Diskon Buah hingga 45 Persen, Berikut Daftar Lengkapnya

"Maka tahap kedua ini kami tambah titik pelayanannya," jelasnya saat penyaluran BST tahap dua di aula kantor Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2020).

Puspa mengatakan, penyaluran BST tahap dua di Sumowono ini pihaknya menambah titik penyaluran yakni dua titik. Sebelumnya di penyaluran BST tahap satu menurutnya hanya ada satu titik.

"Keduanya di aula ini tapi di ruangan berbeda agar antrian bisa terpecah," jelasnya.

Dalam sehari, menurut Puspa pihaknya menerjunkan empat tim pelayanan BST yang masing-masing tim berisi lima orang.

"Peningkatan jumlah titik pelayanan ini dapat mengurangi jumlah warga yang berkumpul," jelasnya.

Seorang tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Sumowono, Kukila Jati, menjelaskan, di Sumowono terdapat 370 warganya yang menerima BST. Dari jumlah tersebut, 56 warga di antaranya sudah meninggal sehingga diserahkan kepada ahli warisnya.

"Sesuai aturan, penerimaan bisa kepada ahli waris dengan catatan masih dalam satu kartu keluarga," jelas Jati.

Selain itu Jati menjelaskan ada juga masyarakat Sumowono yang mengambil BST tahap satu dan dua sekaligus. Sebab, pada penyaluran pertama yang bersangkutan tak bisa pulang karena terhalang aturan pembatasan wilayah terkait penanganan corona.

Bupati Semarang, Mundjirin, menjelaskan warga Kabupaten Semarang yang mendapatkan BST mencapai 44 ribu orang. Ia meminta masyarakat penerima BST untuk bisa menggunakan uang tersebut dengan hemat.

"Meski intensitas pandemi akan berkurang, warga harus membiasakan kehidupan normal yang baru."

"Jaga jarak dan menghindari kerumunan serta menggunakan masker saat bekerja di luar rumah harus terus dijalankan," kata Mundjirin. (Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved