Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video RMI NU Pati Turuti Arahan Bupati Tunda Pembukaan Ponpes

Ketua RMI NU Pati berujar pihaknya bersedia mematuhi arahan Bupati Pati Haryanto mengenai penundaan pembukaan kembali pondok pesantren.

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Berikut ini video RMI NU Pati turuti arahan Bupati tunda pembukaan Ponpes.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati, Muhammad Liwauddin, mengatakan bahwa pihaknya bersedia mematuhi arahan Bupati Pati Haryanto mengenai penundaan pembukaan kembali pondok pesantren.

Hal tersebut ia utarakan ketika diwawancarai Tribunjateng.com usai “rapat koordinasi pelaksanaan pendidikan selama masa wabah covid-19”, Selasa (9/6/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan di Ruang Joyokusumo Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Pada rapat tersebut, Bupati Haryanto meminta seluruh pondok pesantren menunggu regulasi formal dari kementerian agama sebelum kembali menerima kedatangan para santri.

Sedianya, ujar Liwauddin, pihaknya telah melakukan persiapan khusus untuk membuka kembali pondok pesantren di wilayah Kajen pada 28 Syawal atau 20 Juni 2020 mendatang.

“Tanggal 29 Syawal, (Perguruan Islam) Mathali’ul Falah kan masuk."

"Berarti, pondok-pondok di Kajen, yang rata-rata ada santrinya yang sekolah di Mathali’ul Falah mestinya sudah harus siap tanggal 28,” ujarnya.

Liwauddin menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan berbagai hal apabila santri Kajen, Kecamatan Margoyoso, jadi masuk pondok tanggal 28 Syawal.

“Sementara, pondok-pondok lain seperti di Kayen dan Gabus menunggu kurikulum sekolah yang formal."

"Kalau yang formal kan masih lama, 13 Juli (tahun ajaran baru)."

"Jadi persiapan ini khusus untuk menyikapi yang di Kajen,” jelas dia.

Bentuk persiapan khusus untuk mengantisipasi datangnya santri ke Kajen pada 28 Syawal di antaranya yaitu mempersiapkan gugus tugas khusus untuk menangani beberapa pondok.

Pihaknya juga sudah mengedarkan surat berisi imbauan persiapan bagi para santri sebelum berangkat ke pondok.

“Di antaranya (imbauan untuk) membawa tempat makan, masker, dan surat kesehatan."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved