Kamis, 30 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Skenario Penanganan Rob Kota Tegal Versi Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang

Terjadinya air pasang atau rob di pesisir Kota Tegal pada awal Juni 2020 lalu, sempat menyebabkan ratusan rumah terendam air laut.

Tayang:
Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad
Seorang warga di RT 02 RW 03 Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, menunjukkan tambak udang yang jebol akibat air pasang atau rob, Sabtu (6/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Terjadinya air pasang atau rob di pesisir Kota Tegal pada awal Juni 2020 lalu, sempat menyebabkan ratusan rumah terendam air laut.

Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, ada sebanyak 187 unit rumah yang terendam rob dengan tinggi air sekira 10 centimeter hingga 25 centimeter.

Kemudian beberapa warung di objek wisata juga rusak, seperti di Pantai Pulau Kodok dan Pantai Pulau Komodo.

Sementara wilayah terdampak ada empat kelurahan, yaitu Kelurahan Mintaragen, Kelurahan Panggung, Kelurahan Muarareja, dan Kelurahan Tegalsari.

Kepala Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal, Sugiyanto mengatakan, pihaknya sudah merencanakan program untuk membantu mengatasi masalah rob.

Ia menjelaskan, pertama Pemerintah Kota Tegal akan menambah jumlah pompa di kolam retensi di Kelurahan Mintaragen.

Saat ini hanya ada empat pompa dengan kapasitas daya isap 200 liter per detik.

Rencananya akan ditambahkan dua pompa lagi dengan kapasitas daya isap 500 liter per detik.

"Itu kan di Mintaragen empat pompa jalan"

"Tapi pada saat terjadi rob, ternyata kapasitas pompanya tidak mencukupi."

"Sehingga perlu di-upgrade lebih besar," kata Sugiyanto kepada tribunjateng.com, Kamis (11/6/2020).

Upaya kedua menurut Sugiyanto, pihaknya akan memperbaiki dan membersihkan saluran air di wilayah Kelurahan Tegalsari dan Kelurahan Muarareja.

Ia mengatakan, tujuannya agar saat dilakukan penyedotan air menggunakan pompa tidak ada lagi hambatan.

Mengenai kolam retensi di wilayah Kelurahan Tegalsari, Sugiyanto menilai, pompanya sudah bagus.

Ia mengatakan, ada empat pompa dengan kapasitas daya isap 1.000 liter per detik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved