Berita Regional
Pergoki Pasangan Mesum, Ketua RT Gadungan Perkosa Perempuanya, Pacarnya Diikat di Pohon
Seorang perempuan remaja diperkosa pria yang ngaku sebagai Ketua RT. Awalnya memergoki korban sedang mesum di semak-semak dengan pacarnya.
TRIBUNJATENG.COM - Seorang perempuan remaja di Singkawang, Kalimantan Barat diperkosa pria yang ngaku sebagai Ketua RT.
Ketua RT gadungan itu awalnya memergoki korban sedang mesum di semak-semak dengan pacarnya.
Setelah memerkosa remaja perempuan itu, pelaku kemudian melarikan diri dan menjadi buronan.
Setelah sekitar satu tahun menjadi buronan, seorang pria berinisial TN, warga Singkawang, Kalimantan Barat, akhirnya berhasil diringkus polisi.
TN ditangkap atas kasus pemerkosaan disertai dengan pencurian.
Saat gelar kasus di Mapolres Singkawang, TN mengatakan, kasus pemerkosaan yang dilakukannya itu bermula saat dirinya memergoki korban sedang berbuat mesum dengan pacarnya di sekitar sekolah.
• Hasil Analisis BMKG Soal Gempa Sumbawa M 5,1 Kemarin Sore, Getaran Seakan Ada Truk Lewat
• Pramono Edhie Meninggal, TNI AD Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama Sepekan
• Hasil Coppa Italia Tadi Malam: Inter Milan Gagal Ke Final Setelah Kalah Agregat Gol
• Hasil Bundesliga Tadi Malam: Bayern Muenchen Taklukan Gladbach, Selangkah Lagi Juara
"Saya keluar dari semak, saya hidupkan senter, saya tanya mereka sedang apa, karena kaget si perempuan langsung dorong si laki-laki sampai terjatuh kena saya juga," katanya dilansir dari Tribun Bogor, Senin (8/6/2020).
Mengetahui korban terkejut, ia kemudian mengambil kunci sepeda motor korban.
Setelah itu, bukannya disuruh pulang, oleh TN pasangan remaja tersebut justru diminta untuk kembali melakukan hubungan badan.
Korban saat itu hanya bisa pasrah dan menuruti permintaan pelaku.
Pasalnya, pelaku saat itu mengaku sebagai seorang ketua RT di daerah tersebut dan sempat mengancam akan memanggil warga lainnya jika permintaannya tersebut tidak dituruti.
"Saya suruh mereka lanjut, saya ngaku RT di situ. Saya bilang kalau ndak mau lakukan saya akan panggil kawan-kawan saya," kata TN.
Setelah pasangan tersebut selesai melakukan hubungan badan sesuai perintahnya, pasangan prianya lalu diikat di sebuah pohon menggunakan pakaian korban.
"Kurang lebih 40 meter dari si perempuannya, saya ikat laki-lakinya," katanya.
Sedangkan perempuannya, oleh korban lalu dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pencabulan_20160829_235411.jpg)