Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Kapan Taman Balekambang Solo Dibuka Lagi? Ini Jawaban Pengelola

Taman Balekambang Solo masih menunggu instruksi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait operasional kembali di tengah pandemi covid-19.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Taman Balekambang Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Taman Balekambang Solo masih menunggu instruksi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terkait operasional kembali di tengah pandemi covid-19.

Kendati demikian, pengelola UPT Balekambang Solo telah mempersiapkan berbagai sarpras pendukung guna penerapan protokol kesehatan seperti penyediaan hand sanitizer, imbauan mengenakan masker, dan penyediaan fasilitas cuci tangan.

Serta petugas yang akan keliling mengingatkan supaya tidak berkerumun dan mengecek suhu tubuh pengunjung.

Akal Bulus Hadi Guru SMP Bergaya Fotografer Perdayai 25 Wanita Foto Tanpa Busana dan Disetubuhi

Orangtua Mengira Menstruasi, Ternyata Siswi SMP Ini Baru Melahirkan dan Bayinya Dibuang ke Sawah

Ariyanto Pria Tulen Dinyatakan Reaktif Hamil oleh Tim Medis Karantina Seusai Ikut Rapid Test Corona

Alfian Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton Raksasa 7 Meter, 2 Teman Berusaha Bantu Lepas Tapi Gagal

Kepala UPT Balekambang, Sumeh menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Pemkot Solo terkait izin operasional kembali Taman Balekambang.

Terkait Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang imbauan anak-anak, ibu hamil dan lansia dilarang memasuki kawasan wisata, pihaknya akan mentaati aturan yang ada.

"Ya kita tetap terapkan aturan yang ada. Petugas keamanan akan keliling dan mengingatkan, seandainya ada pengunjung yang berkerumun," katanya kepada Tribunjateng.com, Senin (15/6/2020).

Dalam kondisi normal, pengunjung yang datang ke Balekambang sekitar 100.000 orang setiap bulannya.

"Dominasi remaja, sekitar 40 persen. Kalau Perwali tidak boleh masuk ya tetap kita patuhi aturan Pemkot Solo," jelas Sumeh.

Sekali pun belum diizinkan beroperasi, aktivitas seperti biasa seperti pemeliharaan dan memberi pakan satwa tetap dilakukan. Terkait pakan satwa, Sumeh menegaskan masih aman hingga beberapa bulan ke depan.

"Saat pandemi, pakan kita naikan dua kali lipat. Normalnya Rp 105 ribu ditambah 2 Kg jagung, 2 kg BR dan 2 Kg pelet setiap hari. Itu untuk semua satwa. Ada burung dara, ikan, merak, angsa dan rusa," terangnya.

Sumeh menjelaskan, satwa yang tergantung pakannya di Balekambang hanya merak. Pasalnya merak berada di dalam kandang, sedangkan satwa lainnya di lepas bebas. Sehingga dapat mencari makan sendiri layaknya hidup di habitatnya masing-masing.

TSTJ Solo

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana akan membuka Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo pada Jumat (19/6/2020).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan, paling cepat TSTJ Solo beroperasi kembali pada Jumat (19/6/2020). Bertepatan dengan HUT ke-74 Pemkot Solo.

Kendati demikian, Rudy sapaan akrabnya berharap segala persiapan terkait protokol covid-19 sembari dimaksimalkan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved