Breaking News:

Berita Kudus

75 Persen Aset Lahan Belum Bersertifikat‎, Pemkab Kudus Targetkan Tuntas 2021

Sekitar 75 persen atau 900 bidang lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus masih belum tersertifikasi.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo bersama Kepala Pertanahan Kabupaten Kudus, Heri Sulistyo, di Command Centre, Rabu (17/6/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sekitar 75 persen atau 900 bidang lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus masih belum tersertifikasi.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus, Eko Djumartono mengatakan, masih ada sekitar 900 bidang lahan yang belum tersertifikasi dari total 1.297 bidang lahan.

Sehingga pihaknya berencana untuk melakukan proses sertifikasi tersebut paling lambat hingga 2021 mendatang.

"Targetnya sampai 2021 semua ‎bidang lahan milik Pemkab Kudus itu bisa tersertifikasi melalui ‎Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)‎," jelas dia, saat penandatangan MoU di Command Centre, Rabu (17/6/2020).

‎Eko menjelaskan, sejumlah bidang lahan yang belum tersertifikasi tersebut mayoritas dipakai untuk jalan dan pengairan.

‎"Ini penting untuk sinkronisasi data antara data pertanahan dan perpajakan daerah," jelas dia.

‎Pada tahun 2020 ini, sertifikasi tanah akan dilakukan sebanyak lima kecamatan.

Kemudian dilanjutkan empat kecamatan pada 2021 mendatang.

"Tahun 2021 akan dilakukan di Kecamatan Undaan, Jekulo, Kaliwungu, dan Dawe.

Selain kecamatan itu akan dilakukan pada tahun 2020 ini," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved