Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Balai Karantina Semarang Catat Kenaikan Ekspor Sarang Burung Walet 77 %

Sarang Burung Walet asal Jawa tengah mengalami peningkatan ekspor ke Tiongkok pada semester pertama tahun 2020.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
IST
Petugas Balai Karantian Pertanian Semarang mengecek pengemasan sarang burung walet yang hendak di ekspor 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sarang Burung Walet asal Jawa tengah mengalami peningkatan ekspor ke Tiongkok pada semester pertama tahun 2020.

Dari catatan Balai Karantina Pertanian Semarang peningkatan yang signifikan ekspor asal sub sektor peternakan, Sarang Burung Walet sebesar 77 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang mengatakan selama Januari hingga Juni ini, pihaknya telah melayani permohonan jaminan kesehatan dan keamanan produk Sarang Burung Walet sebanyak 13,1 ton dengan nilai 41 milyar rupiah.

Viral Video Pria Membeli Burung Lalu Dilepaskan di Hadapan Penjualnya, Netizen +62: Calon Suami Saya

Anggota DPRD Ditangkap Bersama Seorang Wanita di Hotel, Diduga Gelar Pesta Narkoba

13 Wilayah di Jawa Tengah yang Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020

Petaka Pesta Pernikahan Berujung Maut di Kota Semarang, Ibu Pengantin Meninggal Positif Corona

Jumlah ini lebih besar 77 persen dibandingkan tahun 2019 yang hanya 7,4 ton dengan nilai ekspor sebesar 190,9 milyar rupiah.

"Peningkatan ini karena sarang burung walet dipercaya mempunyai manfaat kesehatan yang besar.

Seperti meningkatkan kekebalan tubuh hingga obat awet muda.

Sarang burung walet dipercaya mengandung EGF (epidermal growthnya factor) yang merangsang regenerasi sel-sel dan pembentukan jaringan," paparnya, Sabtu (21/6).

Menurutnya pada awal pandemi menyerang, terjadi kesulitan dalam pengiriman produk sarang burung walet.

Sehingga menyebabkan pengiriman produk menjadi terkendala.

Namun karena permintaan yang sangat besar dari Tiongkok membuat pengiriman dilakukan secara transit ke beberapa negara.

Manfaat yang begitu besar hal itulah membuat beberapa negara memburu sarang burung walet meski harganya mahal.

Sedangkan Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen sarang burung walet di dunia dengan negara tujuan ekspornya mencapai lebih dari 23 negara.

"Jumlah produksi sarang burung walet terbesar berasal dari burung walet spesies Collocalia fuciphaga yang banyak ditemukan di Indonesia," katanya. (dap)

Senangnya Para Sopir Sambut New Normal, Puluhan Bus Konvoi Keliling Jalur Pantura

Unika Soegijapranata Raih Penghargaan Leprid Lewat Wisuda Face Tracking Animation

Cuma Rp 15 Ribu Pengunjung Bisa Berfoto Latar Pemandangan Obyek Wisata Guci Tegal

Prakiraan Cuaca BMKG Kabupaten Batang Minggu 21 Juni 2020 Berawan Sepanjang Hari

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved