Berita Semarang
Pekerja Wisata & Hiburan Malam di Bandungan Semarang Minta Pemkab Segera Buka Tempat Pariwisata
Pekerja pariwisata dan hiburan malam di Bandungan Kabupaten Semarang meminta Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan membuka tempat wisata di Kabupaten
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pekerja pariwisata dan hiburan malam di Bandungan Kabupaten Semarang meminta Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan membuka tempat wisata di Kabupaten Semarang.
Sebab selama pandemi corona mereka tak mendapatkan pemasukan diakibatkan tempat mereka bekerja tutup.
"Hitungan kami sudah empat bulan sejak corona datang itu, pekerja di sektor pariwisata dan hiburan malam di Bandungan terkena imbasnya," jelas Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Kabupaten Semarang, Budi Satriyo, Minggu (21/6/2020).
• Viral Video Pria Membeli Burung Lalu Dilepaskan di Hadapan Penjualnya, Netizen +62: Calon Suami Saya
• Anggota DPRD Ditangkap Bersama Seorang Wanita di Hotel, Diduga Gelar Pesta Narkoba
• 13 Wilayah di Jawa Tengah yang Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020
• Lihat Kulkas Nagita Slavina, Baim Wong Syok Tahu Kue Lebaran Pemberiannya Masih Utuh
Menurutnya ada sebanyak 1.200 pekerja di sektor pariwisata dan hiburan malam menjadi orang miskin baru.
Sebab mereka dirumahkan bahkan terkena PHK dari pekerjaan.
Mestinya Pemkab Semarang, lanjut Budi, memberikan bantuan kepada para pekerja tersebut.
"Data bansos itu masih menggunakan data yang lama.
Itu kenapa 1.200 pekerja di Bandungan tidak dapat Bansos.
Sebab di data yang lama para pekerja ini masih bekerja."
"Mereka saat ini mengeluh menjadi orang miskin baru karena terdampak corona," jelasnya.
Budi mengaku pihaknya sejak Juni ini sudah melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang serta Bupati Semarang agar mengizinkan tempat usaha pariwisata dan hiburan malam di Kabupaten Semarang dibuka.
Namun menurutnya Pemkab Semarang tidak merespon hal tersebut.
Padahal, lanjut Budi, pihaknya juga sudah membuat kajian terkait Bandungan yang menurutnya relatif aman dari corona sehingga mestinya menjadi pertimbangan Pemkab Semarang membuka pariwisata di kawasan tersebut.
"Dari kajian itu ditemukan bahwa saat ini kasus positif corona di Bandungan hanya 1 kasus.
Itu membuktikan bahwa di Bandungan relatif aman," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tempat-hiburan-malam.jpg)