Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pekerja Wisata & Hiburan Malam di Bandungan Semarang Minta Pemkab Segera Buka Tempat Pariwisata

Pekerja pariwisata dan hiburan malam di Bandungan Kabupaten Semarang meminta Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan membuka tempat wisata di Kabupaten

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Lokasi tempat hiburan malam di Bandungan, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pekerja pariwisata dan hiburan malam di Bandungan Kabupaten Semarang meminta Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan membuka tempat wisata di Kabupaten Semarang.

Sebab selama pandemi corona mereka tak mendapatkan pemasukan diakibatkan tempat mereka bekerja tutup.

"Hitungan kami sudah empat bulan sejak corona datang itu, pekerja di sektor pariwisata dan hiburan malam di Bandungan terkena imbasnya," jelas Ketua Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Kabupaten Semarang, Budi Satriyo, Minggu (21/6/2020).

Viral Video Pria Membeli Burung Lalu Dilepaskan di Hadapan Penjualnya, Netizen +62: Calon Suami Saya

Anggota DPRD Ditangkap Bersama Seorang Wanita di Hotel, Diduga Gelar Pesta Narkoba

13 Wilayah di Jawa Tengah yang Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020

Lihat Kulkas Nagita Slavina, Baim Wong Syok Tahu Kue Lebaran Pemberiannya Masih Utuh

Menurutnya ada sebanyak 1.200 pekerja di sektor pariwisata dan hiburan malam menjadi orang miskin baru.

Sebab mereka dirumahkan bahkan terkena PHK dari pekerjaan.

Mestinya Pemkab Semarang, lanjut Budi, memberikan bantuan kepada para pekerja tersebut.

"Data bansos itu masih menggunakan data yang lama.

Itu kenapa 1.200 pekerja di Bandungan tidak dapat Bansos.

Sebab di data yang lama para pekerja ini masih bekerja."

"Mereka saat ini mengeluh menjadi orang miskin baru karena terdampak corona," jelasnya.

Budi mengaku pihaknya sejak Juni ini sudah melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Semarang serta Bupati Semarang agar mengizinkan tempat usaha pariwisata dan hiburan malam di Kabupaten Semarang dibuka.

Namun menurutnya Pemkab Semarang tidak merespon hal tersebut.

Padahal, lanjut Budi, pihaknya juga sudah membuat kajian terkait Bandungan yang menurutnya relatif aman dari corona sehingga mestinya menjadi pertimbangan Pemkab Semarang membuka pariwisata di kawasan tersebut.

"Dari kajian itu ditemukan bahwa saat ini kasus positif corona di Bandungan hanya 1 kasus.

Itu membuktikan bahwa di Bandungan relatif aman," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved