PPDB 2020

KK Luar Kota Jadi Kendala PPDB Tingkat SMP di Kota Semarang 

Kartu Keluarga (KK) luar kota menjadi kendala dalam pelaksanaan PPDB tingkat SMP. Hal itu ditemui di beberapa sekolah SMP Negeri yang ada di Kota Se

Tribun Jateng/Budi Susanto
Wali murid sedang diberi penjelasan oleh panitia PPDB di SMPN 28 Semarang, Selasa (23/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kartu Keluarga (KK) luar kota menjadi kendala dalam pelaksanaan PPDB tingkat SMP. 

Hal itu ditemui di beberapa sekolah SMP Negeri yang ada di Kota Semarang. 

Karena KK luar kota, wali murid tidak bisa memasukan data dalam sistem PPDB. 

Permaslahan tersebut juga dihadapi oleh SMPN 28 Semarang. 

Cerita dan Resep Ampuh Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia Digemari Cewek-cewek Cantik

Apa Pekerjaan Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia hingga Digemari Cewek-cewek Cantik?

Bagaimana Cara Bikin Cewek Cantik Nyaman Dekat Mbah Kung? Jangan Langsung Ngajak Tidur

Cewek Cantik Seperti Apa yang Didekati Mbah Kung? Bukan Anak Teman, Bukan Istri Orang

Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia Asli Surabaya Ngekos di Semarang

Menurut Kepala SMP 28 Semarang, Miftahudin, karena tak bisa masuk ke sistem PPDB beberapa wali murid mendatangi sekolah. 

"Ada yang tidak bisa mendaftar karena KK luar kota namun domisili di Kota Semarang," jelasnya, Selasa (23/6/2020).

Dilanjutkannya, selain KK luar kota, ada juga yang memliki KK Kota Semarang namun asal sekolah di luar kota. 

"Meski demikian semua keluhan dari wali murid kami layani," paparnya. 

Terkait domisili di Kota Semarang namun KK luar kota, wali murid diminta untuk melapor ke dinas terkait. 

"Namun jika sudah tinggal di Kota Semarang selama satu tahun sedang mengurus KK, kami minta agar yang bersangkutan membawa surat keterangan dari RT/RW maupun kelurahan," jelasnya. 

Ia menambahkan, SMPN 28 juga menyediakan perangkat untuk melakukan pendaftaran. 

"Hal itu untuk membantu wali murid yang tidak faham akan internet, karena fakta yang kami temui, masih banyak yang belum mendaftar karena wali murid belum faham mengenai sistem PPDB," tambahnya. (bud) 

Seusai Namanya di Kertas Mantra Viral, Yulia Ayu ‎Trauma karena Dituding Anak Punk

Petugas Dishub Dikeroyok Pengantar Jenazah hingga Babak Belur, 2 Orang Diamankan Polisi

Wakapolrestabes Semarang Kini Dijabat AKBP I.G.A Dwi Perbawa Nugraha

Soal Sekda Dinilai Melanggar Aturan Netralitas ASN, Bupati: Sanksi Diterapkan Secara Bertahap

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved