Breaking News:

New Normal 2020

Candi Cetho dan Sukuh Hanya Terima Pengunjung Asal Jateng-DIY

Destinasi wisata Candi Cetho dan Sukuh, Kabupaten Karanganyar, sudah beroperasi lagi setelah tutup sementara

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Candi Cetho di Desa Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR -- Destinasi wisata Candi Cetho dan Sukuh, Kabupaten Karanganyar, sudah beroperasi lagi setelah tutup sementara selama tiga bulan lebih akibat dampak pandemi virus corona.

Sebelumnya pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah didampingi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar telah mengecek kesiapan protokol kesehatan di wilayah destinasi wisata cagar budaya di Bumi Intanpari itu.

Koordinator Lapangan Bidang Destinasi Disparpora Karanganyar, Nardi menyampaikan, uji coba pembukaan destinasi wisata Candi Cetho dan Sukuh sudah dilakukan selama dua hari, Minggu-Senin (21-22/6).

"Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, mengenakan masker dan jaga jarak," katanya.

Dia menambahkan, persiapan sarana prasarana (sarpras) terkait protokol kesehatan telah dilakukan sejak dua minggu lalu.

"Pengunjung dibatasi wilayah Jateng dan DIY saja. Saat pengunjung masuk, kami data dari mana. (Pengunjung) Dari Jatim terpaksa belum boleh masuk," katanya, Rabu (24/6).

Dia menambahkan, pihaknya juga membatasi jumlah pengunjung sebesar 50 persen dari kondisi normal serta mempersingkat waktu operasional. Selain itu, pihak pengelola melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin baik sebelum maupun sesudah beroperasi.

Apabila sebelumnya Candi Cetho beroperasi mulai pukul 07.00-17.00 saat kondisi normal, saat ini waktu operasional mulai pukul 09.00-15.00.

"Belum ada peningkatan pengunjung yang signifikan. Di Cetho hanya sekitar 430 pengunjung, saat Minggu kemarin, Senin 136 orang, dan Selasa 75 orang. Kalau Sukuh belum ada peningkatan pengunjung," ungkapnya.

Dia mengungkapkan, mulai dibukanya kembali wisata Candi Cetho dan Sukuh, paling tidak dapat menggerakkan aktivitas ekonomi warga yang mencari rezeki di sekitar kawasan wisata tersebut. (ais)

Alasan Kenapa Destinasi Diminta Terapkan Pembayaran Nontunai

Harga Mulai Rp 1 Jutaan, Ini Daftar Harga Sepeda Lengkap Merek Pacific, United, hingga Polygon

32 Calon Siswa Jalur Afirmasi Tak Bisa Tunjukkan KIP, Ini Yang Dilakukan Panitia PPDB SMK dan SMA

Komisi Pemilihan Umum Kendal Catat Ada 1.886 Pemilih Pemula

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved