Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

New Normal 2020

Gubernur Ganjar Pranowo Minta Penerapan Protokol Kesehatan Ketat di Mal

Mal-mal di Jawa Tengah harus terapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona Covid-19.

Tayang:
IST
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memimpin rapat beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Mal-mal di Jawa Tengah harus terapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona Covid-19.

Dalam keterangan tertulis, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menegaskan agar pengelola berani menolak pengunjung yang datang jika kondisi mal sudah penuh atau melebihi kapasitas.

"Akan dikontrol berapa jumlah pengunjung. Jadi nanti dari sisi okupansi (keterisian) akan dicek. Sehingga kalau nanti kapasitasnya terlalu banyak, kami minta untuk ditolak. Nanti ya, (diminta menunggu) sejam lagi, dua jam lagi," katanya, Rabu (24/6).

Pemberlakuan kenormalan baru dengan mentaati protokol kesehatan itu berlaku untuk semua mal di Jateng.

Jika hal itu bisa dikontrol, diharapkan akan berjalan baik.

"Semuanya (mal) kita harapkan nanti melakukan seperti ini. Semuanya. Maka simulasi menjadi penting untuk setiap pengelola (mal)," tandasnya.

Dalam pantauannya, ia mengamati aktivitas di mal. Mulai dari gerai sekaligus para pekerjanya, sistem antrean pembayaran hingga kesiapan praktik protokol kesehatan.

Saat ini, lanjutnya, pengelola mau membuka mal dan melakukan uji coba kenormalan baru. Dia berharap hal tersebut bisa disimulasikan dengan baik.

"Customer yang masuk juga bisa menaati aturan sehingga bisnis jalan, kebutuhan masyarakat terpenuhi. Orang berbelanja juga tidak rumit, tapi semua mesti sadar diri bahwa kondisi belum baik 100 persen. Maka kenormalan barunya mesti disiapkan," Ganjar menambahkan.

Pengunjung mal yang masuk juga harus mematuhi posisi antre, jaga jarak, mengenakan masker, dan memerhatikan model transaksi pembayaran.

Vice President Kawan Lama Corporate selaku pengelola mal Queen City, Dasep Suryanto, menegaskan, pihaknya berkomitmen menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Jadi tidak ada kekhawatiran masyarakat untuk berbelanja karena kita memang komitmen di samping kesehatan, juga ekonomi harus jalan," ujarnya.

Pihaknya juga memastikan karyawan masuk dalam kondisi sehat dan kalau yang bersangkutan kurang fit, maka akan diistirahatkan hingga pulih.

"Termasuk jumlah mereka diatur agar jangan sampai mereka melebihi kapasitas yang seharusnya. Kita jaga 50 persen, mereka kita siapkan makanan yang sehat, jadi perusahaan kasih makan gratis kepada karyawan, vitamin kita berikan," katanya.(mam/ant)

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 25 Juni 2020, Aries Bukalah Hatimu

Hasil Liga Italia Tadi Malam Atalanta Vs Lazio, Diwarnai Gol Bunuh Diri dan Comeback Atalanta

Pilot Tak Fokus karena Bahas Covid-19 Jadi Sebab Kecelakaan Pesawat di Pakistan Tewaskan 97 Orang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved