Breaking News:

Berita Sragen

Banyak Insiden Pengerusakan, 193 Tugu Perguruan Silat PSHT dan IKS di Sragen Akan Dihilangkan

Ikatan Keluarga Silat (IKS) Kera Sakti dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ikuti audisi bersama Polres Sragen dan Pemkab Sragen.

TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Pertemuan IKS Kera Sakti PSHT dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Sragen di aula Sukowati Setda Sragen, Jumat (26/6/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Ikatan Keluarga Silat (IKS) Kera Sakti dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ikuti audisi bersama Polres Sragen dan Pemkab Sragen.

Audiensi ini merupakan imbas dari banyaknya insiden perusakan patung maupun tugu kedua perguruan silat tersebut di beberapa wilayah di Sragen.

Pertemuan yang dilaksanakan di aula Sukowati Pemkab Sragen ini juga dihadiri jajaran Forkopimda Sragen, pucuk pimpinan kedua perguruan silat tersebut dan beberapa komunitas terkait.

Ancaman Ganjar Berhasil Bikin Ribuan Orangtua Siswa Pakai SKD Palsu Cabut Berkas PPDB Jateng 2020

3 Pemuda Semarang Baku Hantam, 1 Korban Pengeroyokan Berdarah Dipukul Pakai Batu

KISAH CINTA BEDA USIA: Siswi SMP Hilang Diduga Diculik Pacarnya yang Sudah Punya Istri dan 2 Anak

Raffi Ahmad Terbang ke Singapura Hanya untuk Beli Mi gara-gara Nagita Slavina Ngidam

Audiensi yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo.

Dalam audiensi ini juga disepakati atau disetujui kedua perguruan silat ini saling menjaga situasi Kamtibmas dengan menyetujui dihilangkannya simbol atau tugu di beberapa tempat.

"Kita saling setuju menjaga Kamtibmas dengan upaya seperti setuju dengan kebijakan untuk menghilangkan simbol ataupun tugu-tugu yang memang sepantasnya tidak ada di fasilitas umum atau di pelayanan publik," kata Raphael.

Penghancuran tugu ini dikarenakan dapat memicu ataupun membahayakan tatanan ketertiban masyarakat.

Raphael menyampaikan kegiatan ini akan dibuat surat kesepakatan bersama agar seluruhnya menciptakan Kabupaten Sragen yang kondusif, aman dan nyaman.

Dalam pertemuan itu juga dibuat surat kesepakatan bersama berdasarkan pertemuan silaturahmi hari ini seluruh pihak siap melaksanakan atau bersedia dengan sukarela.

"Senin depan kami akan mengumpulkan seluruh perguruan tidak hanya IKS dan PSHT, tetapi semua perguruan silat agar ada kesepakatan menjaga kondusifitas, keamanan, kedamaian dan juga situasi di Kabupaten Sragen."

"Jangan sampai orang-orang yang tidak berkepentingan ataupun pihak-pihak ketiga yang tidak menginginkan Sragen damai bisa terwujud," katanya.

Sementara itu total patung atau tugu yang ada di Sragen mencapai 193 tugu yang terdiri dari 187 patung PSHT dan 19 patung atau tugu dari IKS.

Jumlah tersebut dimungkinkan akan tambah mengingat masih ada beberapa perguruan silat di Sragen.

"Hari Senin kami akan menyepakati butuh berapa waktu mereka menghancurkan atau menghilangkan tugu tersebut," katanya.

Raphael juga menyampaikan perlu adanya dinamisasi kegiatan sehingga perguruan silat di Sragen tidak terkotak-kotak. (uti)

Update Virus Corona Kota Semarang Jumat 26 Juni 2020, Kini Tembalang Tertinggi

Selebgram Cantik Anastasia Tropitsel Tewas Kecelakaan di Bali, Sang Ayah Murka Salahkan Pacar Korban

Sunan Kalijaga 4 Bulan Tak Bertemu, Kondisi Salmafina Bikin Sedih: 2 Organ Vital Infeksi

Liga 1 dan Liga 2 Mandek, Kerugian Ditaksir Capai 3 Triliun

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved