Berita Semarang
Berikut Identitas Korban Kecelakaan di Tol Solo-Semarang, Sopir Meninggal Dunia
Kecelakaan itu menyebabkan sopir truk trailer meninggal dunia, sementara kernet truk trailer mengalami luka berat
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kecelakaan truk trailer oleng menabrak pembatas jalur penyelamat terjadi di tol Solo-Semarang, tepatnya di kawasan Beji, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/6/2020).
Kecelakaan itu menyebabkan sopir truk trailer meninggal dunia, sementara kernet truk trailer mengalami luka berat.
Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, menuturkan, identitas sopir truk trailer bernomor polisi H 1811 EW itu bernama Slamet Toni (29).
• DETIK-DETIK Menegangkan Penangkapan Penipu Bermodus Tawarkan Pekerjaan Proyek Bangunan di Candisari
• Kecelakaan Maut di Tol Solo Semarang, Truk Trailer Tabrak Pagar Jalur Penyelamat, Satu Meninggal
• Wulan Guritno Sekolah di Playgroup Milik Orangtua, Ibunda Kesal Dapat Banyak Komplain
• Bocah Naik Motor Menangis saat Diberhentikan Polisi Terekam Video, Ini Kata Polisi
Slamet Toni menurutnya merupakan warga Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur.
Sementara identitas kernet di truk trailer itu, jelasnya, bernama Nariyanto Utomo (41).
Nariyanto merupakan warga Boja, Kendal.
"Sopir meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara keadaan kernet luka berat," paparnya.
Keduanya menurut Ipda Wardoyo kemudian dibawa ke RSUD Ungaran.
"Kami juga langsung menghubungi pihak keluarga korban," katanya.
Sebelumnya diberitakan kecelakaan terjadi di jalan tol Solo-Semarang kilometer 431 600 jalur B, tepatnya di kawasan Beji, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Sabtu pukul 06.00.
Kronologi kecelakaan, menurut Ipda Wardoyo dimulai saat truk trailer yang dikemudikan Slamet Toni dan kernet Nariyanto Utomo melaju dari arah Solo menuju ke Semarang.
Sesampainya di kilometer 432 600 jalur B, truk pun diduga mengalami rem blong.
"Sopir kemudian mengarahkan truk menuju ke jalur penyelamat yang berada di sana," papar dia.
Nahas, saat masuk jalur penyelamat, menurutnya truk tersebut oleng ke kanan.
"Truk trailer itu kemudian langsung menabrak pembatas jalur penyelamat," ungkap Ipda Wardoyo.
Sementara menurut dia evakuasi truk trailer itu dilakukan hampir 6 jam. (Ahm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/evakuasi-trang-menabrak-pembatas-jaln-semarang-sabtu-2762020.jpg)