Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Bupati Blora Perbolehkan Para Seniman Mulai Pentas dalam Skala Kecil Awal Juli 2020

Kepada para seniman, Djoko menegaskan, pertunjukan kesenian akan diperbolehkan pentas kembali mulai 1 Juli 2020 mendatang.

Istimewa
Puluhan seniman yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Blora menggelar aksi damai dengan judul “Barongan Gugat Kayangan”. Para seniman ini membentangkan spanduk bertuliskan kalimat “Berikan Kejelasan Status New Normal Agar Pekerja Seni Blora Bisa Kembali Berkarya di Tengah Pandemi Covid-19” di depan kantor Pemkab Blora, Senin (29/6/2020) 

Adapun mengenai usulan bantuan untuk para seniman terdampak Covid-19, Djoko mengatakan akan berdialog dan koordinasi dengan DPRD terlebih dahulu. Karena penggunaan APBD merupakan hasil musyawarah bersama antara eksekutif dengan legislatif.

Sebelumnya, puluhan seniman yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Blora ini menggelar aksi damai dengan judul “Barongan Gugat Kayangan” dengan membentangkan spanduk bertuliskan kalimat “Berikan Kejelasan Status New Normal Agar Pekerja Seni Blora Bisa Kembali Berkarya di Tengah Pandemi Covid-19”.

Eksi Wijaya, salah satu juru bicara aksi menyampaikan harapannya agar Pemkab Blora melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bisa memberikan kepastikan kapan para seniman diizinkan kembali melaksanakan pentas untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

"Kami mewakili teman-teman seniman siap melaksanakan protokol kesehatan."

"Namun izinkan kami untuk bisa pentas kembali, masyarakat sudah kangen dengan hiburan dan kami pun butuh makan."

"Izinkan kami menerima tanggapan," ucapnya.

Sedangkan Seno Margo Utomo, satu di antara peserta aksi meminta agar Pemkab Blora bisa mengusahakan bantuan untuk seluruh pekerja seni yang terdampak Covid-19.

Dalam aksi itu, para seniman membawa 23 kepala barongan yang dipentaskan massal di depan Kantor Bupati.

Sehingga petugas keamanan gabungan dari Polres Blora, dan Satpol PP terpaksa menutup jalan utama di depan Kantor Pemkab. Acara berjalan damai sekitar satu setengah jam.

Bupati pun sempat menyumbangkan satu buah lagu untuk mencairkan suasana. Usai ditemui Bupati, massa membubarkan diri dengan damai.

(*)

 
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved