Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Universitas Harapan Bangsa

Farmasi UHB Selenggarakan Webinar Optimalisasi Kefarmasian di Era New Normal

Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu KEsehatan Universitas Harapan Bangsa (UHB) menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) pada hari ini, rabu (24/

Editor: abduh imanulhaq
IST
Farmasi UHB Selenggarakan Webinar Optimalisasi Kefarmasian di Era New Normal 

Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto menyelenggarakan Webinar, Rabu (24/6/2020).

Webinar ini bertempat di kampus 1 UHB melalui aplikasi Zoom dan live streaming Youtube.

Bertajuk “Optimalisasi Layanan Kefarmasian di Era New Normal”, webinar ini bertujuan memberikan pengetahuan terkait peran farmasis di rumah sakit dalam era New Normal.

Tujuan lainnya juga untuk menambah pengetahuan mengenai immunomodulatory sebagai upaya preventif dan penunjang dalam menghadapai covid-19 di era normal serta memberikan pemahaman akan farmakoterapi di era new normal.

Tercatat 1.275 orang peserta mengikuti jalannya webinar ini baik melalui aplikasi Zoom maupun live streaming Youtube.

Peserta yang hadir pun berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Mulai dari ujung barat Indonesia yaitu Aceh hingga ujung timur Indonesia yaitu Papua.

Webinar yang diadakan prodi farmasi UHB ini menghadirkan apt. Ridlo Pahlavi, S.Farm, M.Farm.Klin (kepala depo farmasi RS dr. Soetomo, Surabaya), apt. Galih Samodra, M.Farm (dosen prodi Farmasi UHB), dan apt. SUnarti, M.Sc (dosen prodi Farmasi UHB) sebagai pembicara.

Webinar yang diadakan pada kali ini bernilai 2,5 SKP IAI dan juga 2 SKP PAFI sehingga sangat menarik minat peserta untuk mengikutinya. 

Pembicara pertama apt. Ridlo Pahlevi, S.Farm, M.Farm.Klin yang juga merupakan tenaga pengajar di UGM, Unsoed dan Ubaya mengatakan prevalensi menunjukkan angka positif baru yang tinggi disertai kesembuhan yang tinggi.

"Kondisi New Normal saat ini diharapkan mampu mecegah penyebaran Covid-19 tanpa menurunkan produktivitas masyarakat," terangnya.

Peran farmasi rumah sakit sangat krusial dalam pengelolaan APD serta kerjasama antar tenaga kesehatan sangat diperlukan guna meningkatkan outcome pasien dalam pemaparannya yang mengangkat materi tentang peran farmasi di rumah sakit pada era New Normal.

“Era New Normal harus didampingi perubahan life style serta upaya menjaga daya tahan tubuh sehingga terhindar dari Covid-19. Tanaman herbal juga dapat digunakan sebagai alternative dari multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh,” terang apt. Galih Samodra, M.Farm di sela-sela materi yang disampaikan dalam webinar ini.

Menurutnya beberapa bahan alam yang dapat digunakan adalah rimpang kunyit, temulawak, jahe, buah dan jambu biji serta meniran dapat digunakan untuk mejaga daya tahan tubuh.

Dosen prodi sarjana farmasi UHB yang juga sebagai pembicara yaitu apt. Sunarti, M.Sc menerangkan bahwa vaksin covid-19 masih dalam tahap pengembangan.

Terapi yang digunakan pada pasien Covid-19 antara lopinavir, ritonavir, remdesivir, oseltamivir, chloroquine, hydroxychloroquine, dan azitromisin.

Hal ini memberikan wawasan yang baru bagi peserta webinar yang hadir baik melalui aplikasi Zoom maupun live streaming Youtube. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved