Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Kadinkes Jateng: Hewan Kurban Lebih Condong Menularkan Penyakit zoonosis daripada Covid-19

Justru, yang harus diwaspadai yakni penularan penyakit zoonosis. Atau penyakit yang bersumber dari hewan seperti antraks atau cacing hati

TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo meminta agar petugas yang menyembelih hewan kurban pada saat perayaan hari raya idul fitri di masa pandemi corona atau covid-19 menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

Ia berpesan agar para petugas berhati-hati pada saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Utamanya ketika proses penyembelihan dan pendistribusian harus berpedoman pada protokol kesehatan. Yakni meminimalisir munculnya kerumunan.

Di samping itu, tak lupa Yulianto berpesan agar petugas mengenakan masker atau face shield.

"Petugas yang menyembelih dan pendistribusi harus dibedakan. Serta, memakai masker atau face shield jika memiliki.

Yang terpenting ikuti protokol kesehatan dan jangan ada kerumunan masyarakat," kata Yulianto kepada awak media di Semarang, Kamis (2/7/2020).

Terkait hewan kurban di masa pandemi covid-19, Yulainto juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dengan kemungkinan penularan penyakit dari hewan.

Meski begitu, Yulianto mengatakan penularn penyakit justru bukan virus covid-19 dari hewan. Sebab, belum ada penelitian yang menyatakan itu.

Justru, yang harus diwaspadai yakni penularan penyakit zoonosis. Atau penyakit yang bersumber dari hewan seperti antraks atau cacing hati.

Untuk itu ia berharap, adanya pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban yang akan disembelih.

Namun demikian, ia mengatakan wewenang ini ada pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengawasi.

Yang jelas, Yulianto menekankan agar masyarakat juga tetap waspada dengan kemungkinan-kemungkinan penularan penyakit zoonosis.

"Hewan kurban condong bukan ke COVID-19, tapi ke Antraks dan cacing hati. Semacam itu. Karena penyakit zoonosis itu penyakit dari hewan, yang bisa menular pada manusia itu cukup banyak.

Itu yang kita waspadai. Bahkan, dari 10 penyakit menular itu sebagian besar zoonosis yang bersumber dari hewan," kata Yulianto. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved