Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Pedagang Pasar Tradisional di Jateng Bersiap Layani Jual Beli Online

"Kami mendorong di Jateng, melalui APPSI untuk membuat ekosistem online agar pedagang bisa berjualan secara digital," ujarnya

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Mamdukh adi Priyanto
Perwakilan pedagang pasar di Jateng mengikuti pelatihan digitalisasi pasar tradisional di ruangan Fraksi Partai Golkar DPRD Jateng. 

Sebelum pandemi Covid-19, kata dia, pasar tradisional sudah mulai sepi karena tergerus dengan pasar modern dan online. Ditambah dengan adanyan pandemi ini.

Karena itu, momentum adanya pandemi agar pedagang bisa melihat peluang merambah ke daring.

"Masyarakat belanja tinggal klik. Beli sabun, gula, beras, lalu barang tinggal diantar. Pedagang pasar tidak bisa bersaing jika tidak mau belajar digitalisasi," ucap Imam.

Ia juga akan menerjunkan tim digital dari Fraksi Golkar untuk turun ke daerah- daerah membantu para pedagang menciptakan ekosistem marketplace.

Namun, ada sejumlah kesulitan yang dialami, antara lain terkait sumber daya manusia. Serta secara kultural dalam melakukan edukasi kepada pedagang pasar dalam menggunakan aplikasi online.

Ketua DPD APPSI Wonosobo, A Fikri Wijaya, menerangkan beberapa pedagang sudah menerapkan digitalisasi produk pasar tradisional, namun sifatnya personel, bukan kelompok.

"Selama ini di Wonosobo, belum ada wadahnya (ekosistem online untuk pedagang pasar), baru personal. Pelatihan ini sebetulnya gayung bersambut dari keinginan pedagang juga. Memang harus ada inovasi dan terobosan baru agar pedagang tidak kalah saing," katanya.

Ia mengakui mengatur banyaknya pedagang untuk beralig ke digital memang tidak mudah. Di tempat kerjanya di Pasar Induk Wonosobo saja ada sekitar 4.333 pedagang yang memiliki kultural berbeda- beda.

Pihaknya akan terus mengedukasi para pedagang terkait pasar online.

"Saat pandemi corona ini momentumnya, saat di rumah masyarakat bisa belanja lewat online, transaksi jual beli juga cashless atau nontunai. Semoga program ini bisa cepat jalan," imbuhnya.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved