Berita Semarang
Disdik Kota Semarang Imbau Guru Agama Islam Segera Mendaftar KTA AGPAII Digital
Menurut Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, guru agama juga harus memahami IT.
Penulis: budi susanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penguasaan IT dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dirasa sangat penting.
Pasalnya wawasan IT mempengaruhi kelancaran pelaksanaan PJJ.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang juga mengimbau agar guru mendalami IT.
Tak terkecuali ke anggota Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kota Semarang.
Menurut Kepala Disdik Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, guru agama juga harus memahami IT.
"Semua pengajar harus punya pengetahuan terkait IT guna mendukung PJJ yang diterapkan di saat pandemi Covid-19," paparnya, Jumat (3/7/2020).
Untuk itu, Gunawan mengingatkan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) segera memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) AGPAII Digital.
"Banyak manfaat memiliki KTA AGPAII Digital, satu di antaranya untuk pelatihan mengenai IT."
"Namun hingga kini masih banyak guru agama di Kota Semarang belum memiliki KTA AGPAII digital," jelasnya.
Terpisah, Ketua DPD AGPAII Kota Semarang, Ahmad Fadlol, menuturkan sekitar 60 hingga 70 persen dari 1.073 guru agama Islam di Kota Semarang belum memiliki KTA AGPAII Digital.
"KTA AGPAII Digital sangat penting untuk mengambangkan kopetensi yang dibutuhkan guna memberi ilmu ke peserta didik," terangnya.
Ditambahkannya, dalam pelaksaan PJJ guru agama Islam yang sudah memiliki KTA AGPAII Digital tak perlu khawatir dengan pengeluran pulsa untuk paket internet.
"Karena lewat KTA AGPAII Digital, guru agama Islam akan mendapatkan paket super murah dari Telkomsel sebesar 50 GB dengan harga Rp 100 ribu. Kemudahan itu bisa dirasa selama tiga tahun, karena kerjasama AGPAII lewat KTA AGPAII Digital bersama Telkomsel," tambahnya. (bud)