Berita Sragen
Ancaman Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Jika Perguruan Silat Tak Taati Kesepakatan
Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo tegaskan perobohan tugu atau patung perguruan silat bisa dilakukan.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo tegaskan perobohan tugu atau patung perguruan silat bisa dilakukan.
Raphael menyampaikan adanya rencana pembentukan forum paguyuban perguruan silat dengan melibatkan Forkopimda Sragen diharapkan bisa menyelesaikan permasalah di perguruan silat.
"Kita semua dari forkopimda dan pasti masyarakat ingin ini selesai, saya sudah sampaikan yang hidup di Sragen tidak semuanya perguruan pencak silat masih ada masyarakat umum yang menginginkan hidup berdampingan dengan rukun dan damai," kata Raphael, Selasa (7/7/2020).
• Muncul Tanda-tanda Merapi Meletus, Ganjar Minta Aktifkan Semua Pengungsian dan Bikin Simulasi
• Hari Ini Terjadi Rentetan 4 Gempa Mag di Atas 5, Pertanda Akan Terjadi Gempa Besar? Ini Jawaban BMKG
• Biodata Para Pemain Sinetron Dari Jendela SMP, Mulai Wulan, Joko hingga Satria
• Ini Alasan Ketua Gangster Sukun Stres Semarang Hantam Kepala Korban dengan Batu: Saya Salah Sasaran
Dirinya berharap ketika ada permasalahan muncul dapat diselesaikan di forum tersebut sehingga seluruh perguruan silat dapat berpartisipasi menjaga Kamtibmas yang kondusif di wilayah Sragen.
"Kalau memang di kemudian hari ada provokasi dan mereka tidak mengikuti aturan tidak dan tidak bisa menahan diri kemungkinan untuk perobohan bisa saja terjadi, tergantung situasi kondisi yang ada di Kabupaten Sragen," kata Raphael.
Sementara bagi pelaku pengrusakan Raphael menyampaikan tidak bisa dilaporkan secara pidana karena status tugu ataupun patung tidak ada kepemilikan.
"Bagi pelaku pengrusakan secara pidana tidak bisa dilaporkan tapi kemungkinan perdata bisa karena dibangun dengan menggunakan uang mereka (warga PSHT)," kata Raphael.
Raphael menyampaikan pihaknya hingga kini terus berupaya agar tidak ada perusakan tugu, namun dirinya menyampaikan langkah ini harus didukung oleh semua pihak.
Adanya rapat koordinasi situasi Kamtibmas Sragen Senin lalu telah ada 7 kesepakatan yang ditandatangani oleh perguruan silat, bupati dan kapolres.
Kapolres berharapan dengan kesepakatan itu bisa disosialisasikan kepada seluruh warga perguruan silat sehingga dapat paham situasi dan kondisi tidak melakukan pergerakan yang buruk.
"Kami tidak mungkin sendiri ini harus mengikutsertakan masyarakat dan forkopimda karena mungkin bupati salah satu yang berperan penting menjaga kondusifitas wilayah," katanya. (uti)
• Video Penemuan Jenazah di Gunung Lawu Pendaki Terpisah Dari Rombongan
• EVAKUASI : Pendaki Gunung Lawu Tewas Tiba di Basecamp Cemoro Kandang
• KABAR GEMBIRA HONORER: DPR Ingin Revisi UU ASN, Agar 430 Ribu Honorer K2 Bisa Diangkat Jadi PNS
• Kronologi Kecelakaan di Krapyak Semarang hingga Tewaskan Pejalan Kaki, Pandangan Terhalang Mobil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolres-sragen-akbp-raphael-sandhy-cahya-priambodo-ketika-rapat-koordinasi-kamtibmas.jpg)