Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Angka Kasus Corona di Semarang Semakin Tinggi, Ini Reaksi Ganjar Pranowo

Angka kasus corona atau covid-19 di Kota Semarang terus mengalami peningkatan kasus.

IST
Cegah Penyebaran Corona Mahasiswa Cepu Ini buat Kampanye #DiKosAja 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Angka kasus corona atau covid-19 di Kota Semarang terus mengalami peningkatan kasus.

Bahkan, menurut data terbaru yang diterbitkan dinas kesehatan Kota Semarang, pada Selasa (7/7/2020) ini jumlah kasusnya sudah mencapai angka 964 kasus.

Merespon masih tingginya angka kasus corona di Jawa Tengah, sejumlah pihak rumah sakit rujukan covid-19 dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Gedung A lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, Selasa siang menyampaikan rasa khawatir mereka terhadap makin naiknya angka kasus corona dari hari ke hari.

Muncul Tanda-tanda Merapi Meletus, Ganjar Minta Aktifkan Semua Pengungsian dan Bikin Simulasi

Hari Ini Terjadi Rentetan 4 Gempa Mag di Atas 5, Pertanda Akan Terjadi Gempa Besar? Ini Jawaban BMKG

Ini Alasan Ketua Gangster Sukun Stres Semarang Hantam Kepala Korban dengan Batu: Saya Salah Sasaran

Kronologi Kecelakaan di Krapyak Semarang hingga Tewaskan Pejalan Kaki, Pandangan Terhalang Mobil

Para pengelola rumah sakit merasa khawatir, ruang ICU yang tersedia tidak mencukupi untuk menampung pasien covid-19, ditambah pasien lain yang juga cukup besar menggunakan ruang gawat darurat itu.

Satu di antaranya diungkapkan Mukhlis dari RSUP dr. Kariadi, Semarang.

Menurut Mukhlis pihaknya khawatir akan keterbatasan kapasitas.

"Dengan jumlah pasien covid-19 yang tinggi, kami khawatir ruang ICU tidak mencukupi.

Sekarang saja di rumah sakit kami, ada pasien yang tidak kebagian ruang ICU.

Padahal, selain pasien covid-19, kami juga melayani pasien umum lainnya," kata Mukhlis.

Pada kesempatan tersebut, hal senada turut disampaikan pengelola rumah sakit lainnya.

Pihak pengelola rumah sakit berharap ada solusi terhadap persoalan tersebut. Dengan harapan, pelayanan ICU tak terganggu.

Merespon pembahasan tersebut, gubernur Ganjar Pranowo memberikan dua solusi terkait hal itu.

Kata Ganjar, solusi pertama yaitu menawarkan rumah sakit khusus covid-19, yaitu rumah sakit Bung Karno Surakarta.

Sementara untuk solusi kedua, yaitu rumah sakit di Kota Semarang melakukan arisan ruang ICU.

"Caranya bagaimana?, masing-masing rumah sakit bisa menambah satu atau dua ruang ICU untuk menangani ini," kata Ganjar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved