Berita Semarang
Antusiasme Warga Kabupaten Semarang Daftar Haji Masih Tinggi
Kantor kementerian agama (Kemenag) Kabupaten Semarang mencatat antusiasme warga Kabupaten Semarang mendaftar haji tak berkurang saat pandemi corona.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kantor kementerian agama (Kemenag) Kabupaten Semarang mencatat antusiasme warga Kabupaten Semarang mendaftar haji tak berkurang saat pandemi corona.
Bahkan, Kemenag Kabupaten Semarang harus melakukan pembatasan pendaftar haji tiap hari.
Kasi penyelenggara haji dan umrah Kantor Kemenag Kabupaten Semarang, Taufiqurrahman, mengatakan, pembatasan dilakukan hanya lima orang per hari yang dapat mendaftar haji.
• Hari Ini Terjadi Rentetan 4 Gempa Mag di Atas 5, Pertanda Akan Terjadi Gempa Besar? Ini Jawaban BMKG
• Muncul Tanda-tanda Merapi Meletus, Ganjar Minta Aktifkan Semua Pengungsian dan Bikin Simulasi
• Biodata Para Pemain Sinetron Dari Jendela SMP, Mulai Wulan, Joko hingga Satria
• Ini Alasan Ketua Gangster Sukun Stres Semarang Hantam Kepala Korban dengan Batu: Saya Salah Sasaran
"Artinya ada antusiasme tinggi.
Pembatasan maksimal lima orang per hari kami input ke sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu," jelasnya, Selasa (7/7/2020).
Menurutnya, pembatasan itu dilakukan sejak Mei 2020.
Dikarenakan pembatasan yang dilakukan, Taufiqurrahman mengatakan terjadi antrean pendaftar calhaj asal Kabupaten Semarang.
"Total 200an calon haji jika dihitung sejak Mei 2020," paparnya.
Namun ia mengatakan, meski pembatasan dilakukan, masyarakat di Kabupaten Semarang disebutnya tetap dipersilakan datang dan mengisi formulir pendaftaran di Kantor Kemenag Kabupaten Semarang setiap hari.
Tetapi protokol kesehatan tetap dilakukan.
"Rata-rata yang datang mendaftar sampai 10 orang. Yang kami batasi hanya input data tersebut ke sistem," jelasnya.
Ia menjelaskan, calon haji yang sedianya berangkat tahun ini, selanjutnya diberangkatkan tahun 2021.
Taufiqurrahman menyebut calon haji asal Kabupaten Semarang yang mestinya berangkat tahun ini, ada sehanyak 680 orang.
Dari jumlah itu, ia menambahkan, hanya satu orang yang selanjutnya mengajukan pengembalian dana haji.
Ia melanjutkan, masyarakat yang mengajukan pengembalian dana haji tetap mendapatkan porsi haji berangkat 2021 dengan melakukan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kasi-penyelenggara-haji-dan-umrah-kantor-kemenag-kabupaten-semarang-taufiqurrahman.jpg)