Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita

Ini Alasan Pelaku Keroyok dan Bakar Irsyad Anak Punk di Bawen Semarang

Polisi menangkap pelaku pengeroyokan dan pembakaran anak punk Irsyad Maulana Ibrahim (24) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah

Editor: galih permadi
KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Pelaku pengeroyok dan pembakar anak punk di Bawen berhasil ditangkap. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Polisi menangkap pelaku pengeroyokan dan pembakaran anak punk Irsyad Maulana Ibrahim (24) di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono mengatakan, pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya tertangkap saat kembali ke rumahnya.

"Para pelaku melakukan pengeroyokan karena dendam dan sakit hati dengan korban," kata Gatot di Mapolres Semarang saat rilis ungkap kasus Kamis (9/7/2020).

Viral Tukang Parkir di Subang Tiba-tiba Datang Minta Uang Padahal Motor Tidak Parkir

Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi Susu, Kata Tohir Pelaku Pembunuhan Berencana RR Bocah 5 Tahun

Kisah Kalistru Momode, Anak Timor Leste yang Diambil Tentara Indonesia pada Masa Perang

Gunung Merapi Menggembung, BPPTKG Yogyakarta: Ada Dua Kemungkinan

Gatot mengatakan, tersangka yang ditangkap adalah Tri (24) warga Dusun Petet Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang.

"Dia sempat melarikan diri ke Temanggung dan Magelang. Ditangkap 3 Juli lalu di daerah Tuntang," tegasnya.

Sementara pelaku pengeroyokan lain, yakni Aan (18), Danis alias Kucing (27), Ilham alias Kadal (27), dan IPO alias Anjar (27), masih dalam pengejaran.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak punk asal Kota Salatiga, Irsyad Maulana Ibrahim, harus dirawat di rumah sakit karena dikeroyok dan dibakar oleh sekelompok orang.

Peristiwa bermula saat Irsyad nongkrong selepas mengamen pada Senin (24/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Salah seorang dari kelompok pemuda itu nekat menyiram bensin pada tubuh Irsyad kemudian menyalakan api.

Saat api membakar tubuhnya, tak disangka salah satu teman pelaku justru mengambil air dan menyiramkan ke badan Irsyad.

Api pun berhasil dipadamkan.

"Sebenarnya ada lima orang tapi salah satunya kemudian menyiram air ke tubuh saya hingga api padam," ujar dia.

Meski api padam, punggung, dada dan perut Irsyad sudah terlanjur mengalami luka bakar.

Sementara bagian belakang telinga dan tangannya juga mengalami luka terkena senjata tajam.

Kasus dilaporkan ke Polsek Bawen, Kabupaten Semarang, pada Jumat (6/3/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved