Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Jumlah Klaim JHT di BPJamsostek Cabang Ungaran Mencapai Rp 80,9 Miliar: Banyak Kena PHK

epala BPJamsostek cabang Ungaran, Muslih Hikmat, menjelaskan klaim jaminan hari tua (JHT) pada saat pandemi corona, mengalami kenaikan signifikan.

Tayang:
Tribun Jateng/ Akbar Hari Mukti
Dirut BPJamsostek Agus Susanto (kanan) mengecek pelayanan BPJamsostek cabang Ungaran, Selasa (16/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala BPJamsostek cabang Ungaran, Muslih Hikmat, menjelaskan klaim jaminan hari tua (JHT) pada saat pandemi corona, mengalami kenaikan signifikan dibandingkan sebelum corona.

Dari datanya, jumlah klaim JHT sejak Januari hingga 30 Juni 2020 sebesar Rp80,9 miliar.

"Kenaikan signifikan itu terjadi pada Maret sampai Juni 2020, apabila dibandingkan bulan sebelumnya di tahun ini," paparnya, Kamis (9/7/2020).

Viral Tukang Parkir di Subang Tiba-tiba Datang Minta Uang Padahal Motor Tidak Parkir

Viral Nama Dita Leni Ravia Asal Gunungkidul Jogja, Ini Arti dan Maknanya

Alasan Ganjar Ogah Perbaiki Jalur Evakuasi Merapi di Klaten Rusak Parah dan Sempat Viral

Kisah Kalistru Momode, Anak Timor Leste yang Diambil Tentara Indonesia pada Masa Perang

Menurutnya kenaikan itu dipicu banyaknya perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawan.

Hikmat mengaku pihaknya mengantisipasi melonjaknya klaim JHT oleh peserta di masa pandemi corona itu dengan beragam cara.

Di antaranya petugas BPJamsostek cabang Ungaran melayani langsung empat sampai enam peserta klaim JHT.

"Sebelumnya pelayanan terhadap peserta mengajukan klaim menggunakan sistem satu petugas melayani satu peserta klaim JHT."

"Tapi saat ini kami lakukan pelayanan satu peserta empat sampai enam peserta dalam waktu bersamaan," paparnya.

Ia menjelaskan, hal itu dilakukan untuk meningkatkan penyelesaian klaim.

"Kami menilai di era normal baru ini karyawan yang terkena PHK akan terus bertambah. Kami menyediakan kanal layanan klaim secara daring dan luring bagi mereka."

"Serta layanan kolektif bagi perusahaan yang melakukan PHK massal ke karyawannya, dikoordinir HRD perusahaan," papar dia.

Sementara untuk metode luring, menurutnya tak mempertemukan petugasnya dengan para peserta secara langsung.

"Kami sediakan bilik yang dilengkapi monitor terhubung dengan petugas lewat sambungan video interaktif untuk verifikasi data," jelas dia.

Pihaknya juga diberlakukan protokol kesehatan sebelum masuk dan dilayani di kantor BPJamsostek cabang Ungaran.

"Di antaranya pengecekan suhu badan, harus cuci tangan, dan penyemprotan disinfektan secara rutin di gedung kantor," jelasnya.

(Ahm)

Mantan Suami Murka Herlina Tolak Berhubungan Intim Lalu Bakar Mantan Istri dan 3 Anak Sedang Tidur

PSBB Jadikan Tegal Nol Kasus Covid-19, Dedy Yon: Virus Corona Harus Dilawan Virus Psikologis

Seniman Pati Gelar Aksi Tuntut Izin Pementasan: Kami Butuh Makan Pak!

Wisata Lawang Sewu Semarang Kembali Dibuka Setelah Vakum 4 Bulan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved