Breaking News:

Berita Kebumen

Pembunuh Ibu Kandung di Kebumen Menangis Sesenggukan Kena Terapi Hipnotis AKBP Rudy Cahya

Pelaku penganiaya ibu kandung hingga meninggal dunia warga Karanggedang Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen menangis tersedu-sedu.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
IST
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, lakukan hipnoterapi investigasi for trauma healing kepada Hartoyo Pelaku penganiaya ibu kandung hingga meninggal dunia. 

Setelah terbangun, Toyo menangis menyesali perbuatannya.

Dia meminta buku tuntunan Salat dan buku panduan membaca Alquran.

"Tersangka menangis menyesali perbuatannya, selanjutnya minta buku tuntunan sholat dan buku mengaji.

Dia mengaku bertobat," tukasnya

AKBP Rudy Cahya Kurniawan menuturkan Hartoyo menganiaya ibunya sendiri, Sandiyah (83), pada Selasa (23/6/2020) sekira pukul 14.30 rumahnya.

Pelaku yang akrab disapa Toyo geram kepada korban lantaran tidak mau mengubah surat perjanjian yang dibuat keluarga pada 2015 silam.

Isi perjanjian itu adalah tersangka pernah menjual tanah keluarga seluas 30 ubin senilai 45 juta rupiah.

"Dengan diubahnya surat perjanjian itu, tersangka berharap mendapatkan warisan lagi di kemudian hari.

Namun saat diminta untuk diubah, korban menolak.

Penolakan itu membuat tersangka marah," jelas AKBP Rudy.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved