Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Pekerja PHK Sektor Pariwisata Kabupaten Semarang Dapat Bantuan Kemenparekraf

ementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) memberi bantuan kepada pekerja sektor pariwisata di Kabupaten Semarang.

Tayang:
Istimewa
Pembagian bantuan Kemenparekraf ke pekerja sektor pariwisata di Kabupaten Semarang yang menganggur, Jumat (17/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) memberi bantuan kepada pekerja sektor pariwisata di Kabupaten Semarang yang kehilangan pekerjaannya dampak dari corona.

Bantuan itu diterima sebanyak 8.126 pekerja.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, menjelaskan, penerimaan bantuan dilakukan usai usulan yang dilakukan.

"Seluruh usulan penerima dari Kabupaten Semarang disetujui. Penerima di sini paling banyak se Jateng," paparnya, Jumat (17/7/2020).

Ia memaparkan, saat ini dari data Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, pekerja sektor pariwisata di Kabupaten Semarang yang kehilangan pekerjaannya mencapai 10 ribu orang.

Data tersebut, terdiri dari para pemandu wisata, penjual cinderamata dan kuliner di obyek wisata, hingga karyawan hotel, serta pekerja di desa wisata di Kabupaten Semarang.

Dinas Pariwisata, lanjut Dewi, lalu memberikan sosialisasi terkait bantuan tersebut ke para pekerja itu.

"Setelah sosialisasi, sebanyak 8.126 orang itu mendaftar secara daring," katanya.

Terkait para pekerja sektor pariwisata dirumahkan maupun di-PHK yang belum mendapatkan bantuan, ia mengatakan, Dinas Pariwisata tetap melakukan pendampingan.

"Kami segera usulkan mereka mendapat bantuan dari Disporapar Jateng," jelas Dewi.

Ia memaparkan bantuan tersebut dalam penyebarannya bekerjasama dengan Polres Semarang.

"Kami harap hal itu dapat dimanfaatkan ke pelaku dan pekerja pariwisata di masa pandemi corona ini.

Kami juga melihat banyak tempat pariwisata ditutup dalam waktu lama," urai Dewi.

Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Semarang, Aris Susanto, menambahkan pandemi corona menyebabkan sektor pariwisata di Kabupaten Semarang berhenti sejak empat bulan lalu.

Saat ini beberapa tempat pariwisata sudah buka namun dalam tahap uji coba.

"Ada anggota kami yang bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup," papar Aris.

(Ahm)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved