Breaking News:

Berita Regional

Perangkat Desa Ancam Tak Akan Serahkan Bansos Covid-19 jika Warga Tak Beri Uang

Oknum perangkat desa atau disebut pangulu Silakidir dilaporkan ke Polres Simalungun atas dugaan pungutan liar (pungli) Bansos Covid-19.

Editor: M Syofri Kurniawan
Shutterstock
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SIMALUNGUN - Seorang perangkat desa di Dusun Huta III, Nagori Silakidir, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dilaporkan ke polisi.

Pelapornya belasan warga penerima bantuan sosial (bansos).

Oknum perangkat desa atau disebut pangulu Silakidir dilaporkan ke Polres Simalungun atas dugaan pungutan liar (pungli) Bansos Covid-19.

Pembunuh Ibu Kandung di Kebumen Menangis Sesenggukan Kena Terapi Hipnotis AKBP Rudy Cahya

PDIP Rekom Gibran, Apakah Purnomo Bakal Loncat ke Partai Lain di Pilwakot Solo? Ini Jawaban Purnomo

Biodata Teguh Prakosa Dampingi Gibran Rakabuming Dapat Rekomendasi PDIP Maju Pilwakot Solo 2020

Gaji Habis Tengah Bulan hingga Utang Beras di Warung, Ini Cerita Parto

Oknum pangulu dan sekretaris desa disebut meminta sebagian uang bansos yang seharusnya diterima warga.

Apabila warga penerima bansos tidak memberikan uang, maka oknum perangkat desa mengancam tidak akan menyerahkan bansos.

“Saya dijemput dari rumah ke Kantor Pangulu.

Sehabis itu saya ke Kantor Pos.

Baru disuruh lagi ke Kantor Pangulu.

Terus dibilang ‘Kamu mesti ngasih itu.

Kamu kan dapat BLT teman-teman mu semua ngasih’.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved