Breaking News:

Virus Corona Jateng

Bupati Pemalang, Sekda dan Kepala Bappeda Positif Covid-19, Diisolasi di RSUD dr M Ashari

Bupati Pemalang Junaedi dan Sekda pemalang, Muhammad Arifin terpapar virus corona atau Covid-19.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Juru bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Bupati Pemalang Junaedi dan Sekda pemalang, Muhammad Arifin terpapar virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan juru bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (22/7/2020).

"Betul mas, berdasarkan hasil tes swab pak bupati dan pak sekda terkonfirmasi virus corona atau Covid-19," kata Tutukno.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun: Sultan Sepuh Cirebon XIV Arief Natadiningrat Meninggal

Nahas Kakak Adik Tewas Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, Terpeleset Bekas Galian Pasir 

Istri Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Suami Nonton, Terkadang Ikutan dan Merekam

Sandera 13 Penumpang Bus, Pria Ini Ajukan Tebusan Konyol, Minta Masyarakat Nonton Film Binatang 

Selain Bupati Pemalang dan Sekda, istri bupati serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pemalang juga terkonfirmasi virus corona.

"Istri Bupati Pemalang Irna Setyawati dan Bejo Suwarno, hasil dari tes swab terkonfirmasi positif," imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, penularan itu terjadi karena kedua orang ini memiliki mobilitas yang cukup tinggi dalam beraktivitas sehari-hari.

"Kita tahu pimpinan kami memiliki mobilitas tinggi. Baik di lokal Pemalang dan sekitarnya dan saat ini kami lagi melakukan identifikasi siapa saja yang pernah kontak dengan bupati."

"Kami akan melakukan tracking, rapid test, dan tes swab secara berkala," ungkapnya.

Pihaknya menuturkan, saat ini bupati menjalani perawatan di ruang isolasi di RSUD dr M Ashari Pemalang.

"Kondisi pak bupati berserta istri, pak sekda, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah, saat ini kondisinya sehat. Semua merupakan orang tanpa gejala," tuturnya.

Saat disinggung mengenai adanya kejadian ini, apakah roda pemerintahan berhenti Tutukno menambahkan, roda pemerintahan terius berjalan tapi akan ada penyesuaian serta pembatasan kegiatan di roda pemerintahan selama beberapa hari ini.

"Tentu ada pembatasan dan jajaran di bawahnya melakukan penyesuaian, karena pak bupati dalam kurun waktu beberapa hari tidak bisa secara langsung melakukan kegiatan pemerintahan," tambahnya. (Dro)

Marc Marquez Cedera Seusai MotoGP Spanyol, Bos Honda: Poin Negatifnya Jelas, Tapi . . . 

Pintu Masuk Cilacap Akan Disweeping hingga Rapid Test Setelah 7 Pelaku Perjalanan Positif Corona

Update Corona di Surabaya dan Jatim 22 Juli: Zona Merah Masih Ada di 3 Wilayah

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved