Berita Banyumas

Nahas Kakak Adik Tewas Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, Terpeleset Bekas Galian Pasir 

Dua orang kakak beradik tewas tengelam di Sungai Serayu, tepatnya berada di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas pada Selasa (21/7/2020) sekira

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Ilustrasi - Warga saat berada di Pinggiran Sungai Serayu, Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dua orang kakak beradik tewas tengelam di Sungai Serayu, tepatnya berada di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas pada Selasa (21/7/2020) sekira pukul 17.00 WIB.

Korban adalah Rikun Indrianto (39) dan Budi Riyanto (25) keduanya adalah warga Desa Kaliori RT 4 RW 5 Kecamatan Kalibagor, Banyumas.

Informasi yang dihimpun Tribun, kronologi peristiwa ini berawal pada sekira pukul 16.00 WIB korban 1 (Rikun Indrianto) dan 2 (Budi Riyanto) berencana mencuci mobil cold open cup dengan nomor polisi R 1612 TB milik korban 1 di Sungai Serayu karena usai digunakan kerja.

Istri Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Suami Nonton, Terkadang Ikutan dan Merekam

Sandera 13 Penumpang Bus, Pria Ini Ajukan Tebusan Konyol, Minta Masyarakat Nonton Film Binatang 

Marc Marquez Cedera Seusai MotoGP Spanyol, Bos Honda: Poin Negatifnya Jelas, Tapi . . . 

Kampus UNS Solo Ditutup Setelah Ada Pejabat Positif Covid-19, UTBK Tetap Berjalan

Evakuasi dua orang kakak beradik yang tewas tengelam di Sungai Serayu, tepatnya berada di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas pada Selasa (21/7/2020)
Evakuasi dua orang kakak beradik yang tewas tengelam di Sungai Serayu, tepatnya berada di Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Banyumas pada Selasa (21/7/2020) (Istimewa)

"Peristiwa berawal saat Rikun mengajak adiknya Budi untuk mencuci mobilnya di Sungai Serayu.

Keduanya selesai mencuci mobil sekira pukul 16.45 WIB, Budi berniat untuk mandi di sungai tersebut.

Namun saat hendak ke tengah sungai untuk mandi, Budi terpeleset di bekas galian pasir dan tenggelam," ujar Kapolsek Kalibagor AKP Dwi Astuti Ratna kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (22/7/2020).

Melihat Budi tenggelam selanjutnya Rikun ingin menolongnya, namun nahas ia juga tidak bisa berenang dan ikut tenggelam.

Tidak berselang lama saksi 1, Yono datang ke TKP karena hendak buang air besar.

Yono menanyakan keberadaan keduanya kepada anak dari korban nyang juga berada di lokasi kejadian dan di jawab jika bapaknya tenggelam.

Selanjutnya Yono dibantu dengan kedua rekan lainnya mencoba menyelam mencari keberadaan keduanya.

Kedua korban dapat di evakuasi, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong.

Atas kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kalibagor dan di teruskan ke Polresta Banyumas.

Setelah dilaksanakan olah TKP oleh tim inavis Polresta Banyumas dan bidan Desa Kaliori bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan dan korban murni kecelakaan tenggelam.

Diduga kejadian tenggelamnya korban tersebut di karenakan korban terlalu gegabah atau kurang hati-hati saat mandi di sungai dan tidak bisa berenang.

Setelah dilaksanakan olah TKP korban di serahkan oleh Ka SPK kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Keluarga korban menyadari dan menerima bahwa kematian korban karena tenggelam. (Tribunbanyumas/jti)

Pintu Masuk Cilacap Akan Disweeping hingga Rapid Test Setelah 7 Pelaku Perjalanan Positif Corona

Update Corona di Surabaya dan Jatim 22 Juli: Zona Merah Masih Ada di 3 Wilayah

Gaji Ke-13 PNS Cair Agustus, Lebih Kecil dari Tahun Sebelumnya, Ini Rincian Tiap Golongan

Kecelakaan di Karangayu Semarang: Pejalan Kaki Meninggal Tertabrak Mobil Pikap

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved