Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada Pekalongan 2020

Fadia-Riswadi Resmi Maju Pilkada Pekalongan 2020 Berkoalisi PDIP dan Golkar

Pasangan Fadia Arafiq dan Riswadi resmi mendapat rekomendasi DPP PDI Perjuangan maju Pilkada Pekalongan 2020.

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Mantan Wakil Bupati Pekalongan 2011-2016 Fadia Arafiq resmi mendapat rekomendasi PDIP. 

Dia bakal maju kontestasi Pilkada Pekalongan 2020 bersama Riswadi. 

Pasangan itu melabeli diri dengan akronim Dadi, kependekan Fadia-Riswadi.

Tanpa Menawar, Ada Warga‎ Semarang Siap Beli Tanah dan Mempersunting Janda Kembang Kudus

Ganjar Pranowo Benarkan Bupati Pemalang Positif Corona: Akeh Wong Kenek, Pemerintahan Tetap Jalan

Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah Sebelum Idul Adha, Tak Hanya Puasa Arafah dan Tarwiyah

Mereka Berpisah Setelah Tragedi di Gunungpati, Ika: Saya Sudah Tak Mau Lagi Menikah dengan Andik

Mereka pun menggelar rapat di kantor DPC PDIP Kajen, Rabu (22/7/2020).

Koalisi mereka kali ini Partai Golkar.

"Jadi rekomendasi ini adalah amanat partai, sehingga harus kami informasikan sampai ke tingkat bawah dan juga harus berusaha memenangkan Pilkada tahun 2020," kata Riswadi kepada Tribunjateng.com.

Kemudian untuk mempersiapkan petarungan di Pilkada, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan telah melakukan beberapa langkah.

Di antaranya mengelar Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) untuk menyampaikan informasi dan kabar terkait rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

"Jadi untuk lebih mengingat nama Fadia-Riswadi disingkat menjadi 'DADI'. Lalu slogan kami yaitu 'Ora Mblenjani, Ora Ngapusi' yang artinya tidak memberi janji dan tidak akan berbohong kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kami, akan berusaha dan bekerja keras dengan bukti nyata demi rakyat," imbuhnya.

Sementara itu, Fadia Arafiq, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan, menegaskan bahwa pihaknya bersama Riswadi akan banyak melakukan perubahan di Kabupaten Pekalongan.

Mengingat, selama lima tahun terakhir Kabupaten Pekalongan masih banyak ketinggalan, jika dibandingkan dengan Kabupaten yang lain.

"Kami berusaha memenangkan pilkada bulan Desember tahun 2020."

"Namanya berjuang itu sudah pasti, sehingga mulai sekarang sudah menjalankan strategi, baik melalui partai maupun lainnya," kata Fadia.

Fadia juga mengungkapkan, selain partai Golkar dan PDIP yang mendukung, pihaknya optimistis mendapatkan dukungan banyak parpol di Kabupaten Pekalongan.

"Kami optimis menang dalam Pilkada mendatang. Hampir semua parpol mendukung kecuali satu."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved