Berita Jateng
Fenomena Pelajar Banyumas Naik Bukit Cari Sinyal Buat Belajar Dapat 2 Jempol Ganjar Pranowo
Ia memberikan contoh ada anak di Banyumas yang rela ke bukit untuk mencari sinyal agar tetap bisa belajar.
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sedang menyiapkan komponen pendidikan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Satu di antara komponen tersebut adalah kuota internet.
"Apa itu, ya kuota. Ini supaya anak-anak tetap bisa belajar jarak jauh," ujar Ganjar Pranowo saat menjadi narasumber dalam Webinar bertema "Anak Cerdas dan Kreatif Jawa Tengah Maju Dalam Rangka Hari Anak Nasional", Rabu (22/7/2020).
Webinar yang dapat disaksikan secara live di YouTube itu juga menghadirkan sejumlah narasumber.
Di antaranya Ketua TP PKK Jawa Tengah, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, Kepala Perwakilan Unicef Jawa Arie Rukmantara, Forum GenRe Jawa Tengah Pingkan Saktiani P, Pengurus Forum Anak Jawa Tengah Belva Aulia Putri, Kepala Seksi PA DP3AP2KB Jawa Tengah Isti Ilma Patriani dan Perwakilan orang tua Bambang Yunaidi.
Sejauh ini, ia juga telah menyampaikan ke dinas terkait untuk menyiapkan komponen pendidikan dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Menurut Ganjar, pandemi memaksa situasi untuk membuat tatanan baru dalam kehidupan. Di antaranya, adalah di dunia pendidikan.
"Teknologi informasi menjadi salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Tapi setelah datang Covid-19, kita diminta menata ulang semuanya. Untuk komponen itu sudah saya sampaikan ke dinas terkait," ucapnya.
Orang nomor satu di Jawa Tengah itu juga merespon terhadap anak dan orangtua yang terus survive di masa pandemi.
"Anak-anak betul mencoba merespon pandemi. Ada orangtua yang bagus mendampingi, ada juga yang mengeluh. Tapi di balik anak yang hebat ada orangtua yang hebat," tuturnya.
Ia memberikan contoh ada anak di Banyumas yang rela ke bukit untuk mencari sinyal agar tetap bisa belajar.
Hal itu, menurut Ganjar adalah anak yang mampu terus survive meskipun dalam kondisi sulit.
"Itu anak hebat. Ia bisa menyelesaikan persoalan. Itu saya acungi dua jempol. Ia tetap survive, berkarya di tengah pandemi," ungkapnya.
Ganjar berpesan kepada orangtua untuk mendidik anaknya budi pekerti yang baik.
"Anak dan orangtua memang harus berinovasi dan kreatif di masa pandemi seperti ini. Saya nitip ajari anak-anak (di rumah) budi pekerti yang baik," ujar Ganjar Pranowo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-cek-kesehatan-di-rsud-tugurejo-semarang-proteksi-dari-virus-corona.jpg)