Berita Semarang
Taufik Harus Baca Bismillah saat Lewati Jalan Ngasinan Banyumanik Semarang
Kerusakan kian parah terjadi di Jalan Ngasinan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kerusakan kian parah terjadi di Jalan Ngasinan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Pengamatan Tribunjateng.com di lapangan, jalan kian ambles hingga 3 meter.
Kerusakan jalan sepanjang sekira 50 meter.
• Orang Tua Dibunuh Taliban di Depannya, Gadis Ini Ambil AK-47 & Menembaki Mereka, Syok Selama 2 Hari
• Viral Pengendara Mobil Masuk Tol Semarang-Solo Didenda Rp 600 Ribu Pakai 1 Kartu Tol, Ini Faktanya
• Cerita Judika Tiap Bangun Pagi Lihat Darah, Periksa ke Dokter Diminta Berhenti Nyanyi
• Viral di Facebook, Aris Jual Tanah di Kudus Plus Carikan Jodoh Adiknya Janda Kembang
Saluran air di sisi utara dan selatan jalan juga mengalami kerusakan parah.
Jalan tersebut menjadi akses satu-satunya bagi warga di RT 4.
Jika jalan tak kunjung diperbaiki akses warga terancam putus.
Tampak para pengguna jalan kesulitan melewati jalan tersebut.
Mereka harus dibantu warga setempat agar bisa melewati tanjakan yang terbentuk akibat jalan ambles.
Pengguna jalan, Taufik mengaku kesulitan melewati Jalan Ngasinan lantaran rusak parah sehingga harus berhati-hati.
Kerusakan jalan juga mengancam keselamatan pengguna jalan.
"Lewat sini harus baca bismillah dulu, memang ada warga yang membantu tetapi masih sulit dilalui apalagi saya bawa banyak barang," ujar kurir jasa pengiriman ini kepada Tribunjateng.com, Rabu (22/7/2020) pagi.
Dia meminta pihak terkait agar segera menindaklanjuti aduan warga sekitar.
"Jalan ini akses satu-satunya ke RT 4 kalau ini putus otomatis warga dari luar tidak bisa masuk dan sebaliknya," jelasnya.
Sementara ketua RT 4, Maryono menjelaskan, kerusakan jalan sudah sebulan ini.
Kondisi semakin parah dalam seminggu ini.