Berita Jateng
Gus Yasin: Tak Ada Istilah Selesai Belajar
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berharap Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) dan pemerintah bersatu untuk mencerdas
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berharap Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) dan pemerintah bersatu untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.
Pada waktunya nanti, anak-anak khususnya di Jateng siap menyongsong Indonesia emas. Hal itu dikatan Gus Yasin, spaan akrab Taj Yasin Maimoen dalam launching online Program AGPAII Mengajar dan Belajar, Jumat (24/7).
Pada kesempatan tersebut, Gus Yasi juga berterima kasih mengapresiasi seluruh pengurus DPW AGPAII Jawa Tengah. "Selama masa pandemi, AGPAII Jateng memberikan contoh kepada kita semua, belajar itu Minal Mahdi Ilal Lahdi (belajar sepanjang hayat). Tidak ada istilahnya selesai belajar meski dalam kondisi pandemi," kata dia.
Selain itu, Gus Yasin juga menyinggung soal digitalisasi. Menurutnya, digitalisasi saat ini sangat dibutuhkan hampir di semua lembaga. Tak terkecuali di dunia pendidikan.
Di kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Mus’tain Ahmad menyambut bahagia keberhasilan AGPAII Jateng dalam menyelenggarakan kegiatan untuk mencerdaskan generasi bangsa di tengah pandemi Covid-19.
“DPW AGPAII berhasil melahirkan satu program yang membanggakan Kanwil Kemenag Jateng. Program AGPAII ini sangat membantu baik anak didik, maupun para guru PAI di Jawa Tengah dalam menghadirkan pendidikan dalam situasi pandemi pada saat ini,” jelas Musta’in.
Dia berpesan agar guru agama Islam dalam program ‘AGPAII Mengajar dan Belajar’ menguatkan kesadaran keagamaan dan menguatkan kesadaran kebangsaan kepada siswa.
Dua hal itulah, kata dia, yang melandasi semangat PAI dalam semangat moderasi beragama.
Sedangkan mengenai AGPAII Mengajar dan Belajar, menurut Ketua DPW AGPAII Jawa Tengah, Dr Muhammad Ahsan merupakan upaya dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap pembelajaran PAI untuk peserta didik di Indonesia, khususnya di Jateng.
Menurut dia, program tersebut bakal berjalan hingga akhir tahun. Namun bisa jadi, program itu berlangsung hingga pihaknya merasa cukup bahawasanya pembelajaran PAI dapat berlangsung dengan baik di masa new normal.
Sekretaris DPW AGPAII Jawa Tengah, Hery Nugroho menambahkan, Program AGPAII Mengajar dan Belajar telah diikuti puluhan ribu siswa, guru, dan pengawas PAI di chanel YouTube DPW AGPAII Jawa Tengah.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu jalannya launching AGPAII Mengajar dan Belajar," ucapnya. (kan)
• Hasil Liga Italia Tadi Malam: Napoli Menang, 4 Gol Sassuolo Dianulir VAR
• Inilah Alasan Lengkap Polisi Kenapa Menyimpulkan Editor Metro TV, Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri
• Buntut Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo Positif Covid-19, Rudy dan Istri Ikut Swab Test