Breaking News:

Berita Viral

Helm Sudah Ada Logo SNI Masih Ditilang Polisi? Ini Penjelasan Mabes Polri

Sedang jadi perbincangan publik, helm sudah ada logo SNI tapi tetap ditilang oleh polisi. Agar tidak ditilang polisi pemotor harus menggunakan helm S

Kompas.com
Ilustrasi. Posisi logo SNI di helm berada di samping kiri atau belakang 

TRIBUNJATENG.COM - Sedang jadi perbincangan publik, helm sudah ada logo SNI tapi tetap ditilang oleh polisi.

Agar tidak ditilang polisi pemotor harus menggunakan helm SNI yang benar apalagi sekarang polisi sedang giat Operasi Patuh 2020.

Operasi Patuh 2020 salah satu targetnya penggunaan helm SNI. 

Para pelanggar dikenai sanksi tilang sebesar Rp 250.000 jika logo SNI salah alias tidak benar.

Dieng hingga Udara Dingin Jadi Trending di Twitter, Begini Penjelasan BMKG Soal Cuaca Terkini

Kabar Terkini Alex Marquez Setelah Jatuh di Kualifikasi Jelang MotoGP Andalusia 2020 Nanti Malam

Ternyata Prabowo & Luhut Pernah Berduet Bentuk Satgultor 81 Kopassus Pasukan Elit TNI yang Misterius

Cari HP Harga Rp 1 Jutaan? Ini Daftar di Bulan Juli 2020, dari Vivo Y12i hingga Samsung Galaxy A01

Pemakaian helm ber-SNI ini, selain telah diatur dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 juga diperkuat dengan Peraturan Menteri Perindustrian.

Posisi logo SNI di kiri jelas terlihat
Posisi logo SNI di kiri jelas terlihat (Aong/Motorplus)

Ciri helm ber-SNI yang benar tidak sekadar ada logonya.

Letak logo SNI dan jenis pemasangan logo juga jadi faktor penting.

Pada 2010 lalu, Sekjen Asosiasi Industri Helm Indonesia Thomas Liem mengatakan, para produsen helm di Indonesia sepakat meletakkan logo SNI di bagian belakang hingga samping kiri helm.

Sedangkan jenis pemasangan logo SNI yang asli pada helm bukan berupa stiker atau tinta tapi berupa cetak timbul atau embos.

"Kalau tidak embos dan posisinya bukan di belakang atau samping kiri, berarti palsu," tuturnya.

Contoh logo SNI diembos dan letaknya di belakang
Contoh logo SNI diembos dan letaknya di belakang (Aong/ Motorplus)
Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved