Breaking News:

Berita Banjarnegara

Tata Cara Agar Bisa Melihat Embun Es di Candi Arjuna Dieng Banjarnegara

Fenomena kemunculan embun es di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyedot perhatian wisatawan untuk menyaksikannya secara la

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Fenomena kemunculan embun es di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menyedot perhatian wisatawan untuk menyaksikannya secara langsung.

Kepala UPT Pengelolaan Objek Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Sri Utami mengatakan, kedatangan wisatawan ke sejumlah obyek wisata mulai meningkat sejak Minggu (26/7/2020).

"Hari Minggu mencapai 3.000 orang, itu terpecah di beberapa zona. Tadi pagi juga sudah banyak yang hadir, tapi embun esnya tidak muncul," kata Sri saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (27/7/2020).

Obyek wisata di kawasan dataran tinggi Dieng sendiri mulai dibuka secara terbatas untuk wisatawan dari Jateng dan DIY sejak 20 Juli.

Puncak Embun Es Dieng Diperkirakan Agustus-September

Pemprov Jateng Ajukan 20 Tambahan Tenaga Ahli Laboratorium untuk Kejar Target Tes PCR

Tentara Israel Hancurkan Pos Pemeriksan Virus Corona Palestina, Satu Warga Luka Tembak 

Rencananya, obyek wisata tersebut akan dibuka untuk umum mulai 1 Agustus.

Lantas bagaimana tata cara kunjungan wisatawan di tengan pandemi virus corona (Covid-19) ini?

Sri mengatakan, seluruh wisatawan wajib mentaati protokol kesehatan.

Pengelola juga telah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh dan tempat cuci tangan di sejumlah titik.

"Lokasi untuk embun es kan ada yang di lapangan dan kompleks Candi Arjuna, jadi wisawatan bisa menikmati di dua lokasi tersebut. Kalau datang pagi sekali, mereka menikmati di area lapangan," jelas Sri.

Sedangkan bagi wisawatan yang ingin berkunjung ke Candi Arjuna, pengelola membatasi paling banyak 140 orang untuk setiap kali putaran.

"Protokol kesehatan pasti, di area parkir disediakan cuci tangan, di kompleks candi ada sembilan tempat cuci tangan, petugas juga pakai APD. Harapan kami wisatawan mentaati protokol kesehatan," ujar Sri.

Diberitakan sebelumnya, fenomena embun es atau yang disebut embun upas oleh warga lokal, muncul selama tiga hari berturut-turut, sejak Jumat (24/7/2020) hingga Minggu (26/7/2020) pagi.

Fenomena tersebut diperkirakan akan terus terjadi hingga bulan Agustus atau September mendatang. Sepanjang 2020, fenomena embun es telah terjadi hingga kurang lebih tujuh kali.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Fenomena Embun Es, Ini Aturan Berkunjung ke Dieng di Tengah Pandemi"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved