Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pandemi Corona

Waspada, Seekor Kucing Peliharaan di Inggris Tertular Covid-19 dari Pemiliknya

Seekor kucing peliharaan telah menjadi hewan pertama di Inggris yang didiagnosis positif Covid-19.

Editor: sujarwo
Dok. Lonely Planet
Pejabat kesehatan di Inggris percaya kucing itu tertular korona dari pemiliknya. dan bukan sebaliknya. (persediaan) 

TRIBUNJATENG.COM - Seekor kucing peliharaan telah menjadi hewan pertama di Inggris yang didiagnosis positif Covid-19, terungkap hari ini.

Dilansir Dailymail, Senin (27/7/2020), pejabat kesehatan setempat percaya kucing  - yang tidak diidentifikasi - tertular virus tersebut  dari pemiliknya, dan 'bukan sebaliknya'.

Downing Street mengatakan, kucing itu, dari Inggris, telah menunjukkan gejala pernapasan termasuk sesak napas.

Ia mengatakan, baik kucing dan pemiliknya itu telah menjalani perawatan intensif, dan tidak ada penularan virus ke hewan lain atau para tetangganya.

Para ahli telah memperingatkan orang untuk menghindari memeluk hewan peliharaan mereka jika mereka terinfeksi  virus itu. Mereka juga menyarankan menjaga kucing di dalam ruangan sehingga tidak ada risiko mereka dapat menyebarkan kuman di sekitar lingkungan.

Ini bukan pertama kalinya seekor hewan diuji positif untuk SARS-CoV-2, virus korona yang menyebabkan Covid-19 pada manusia.

Anjing pertama di dunia yang tertular  virus corona meninggal setelah dinyatakan sembuh  dan dikembalikan ke pemiliknya di Hong Kong.

Pomeranian, berusia 17 tahun, pemilik kucing tersebut,  telah dikarantina di sebuah fasilitas pemerintah tetapi kembali ke rumah pada akhir pekan.

Kucing itu dikonfirmasi mengidap virus korona setelah diuji di laboratorium oleh Badan Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHA) di Weybridge, Rabu lalu.

Juru bicara resmi Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa tes dilakukan oleh laboratorium Badan Kesehatan Hewan dan Tanaman yang telah dirujuk oleh dokter hewan swasta yang pemiliknya bawa kucing untuk melihatnya.

"Gejala-gejalanya adalah infeksi pernapasan dengan keluarnya hidung dan napas pendek," jelasnya.

Para pejabat kesehatan mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan itu terlibat dalam penularan penyakit kepada pemiliknya.

Dan mereka menambahkan bahwa tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan atau hewan peliharaan lainnya dapat menularkan virus kepada manusia.

Saran dari Public Health England adalah agar orang mencuci tangan secara teratur, termasuk sebelum dan sesudah kontak dengan hewan.

Kepala Petugas Veteriner Christine Middlemiss mengatakan tes yang dilakukan oleh Animal and Plant Health Agency telah mengkonfirmasi bahwa Covid-19 telah terdeteksi pada kucing peliharaan di Inggris.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved