Breaking News:

Kantor OJK Jateng-DIY yang Atapnya Runtuh Ternyata Dulunya Milik Konglomerat, Begini Sejarahnya

Gedung Gedung Kantor OJK Regional 3 Jateng-DIY yang atapmya runtuh itu bangunan bersejarah.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Petugas Inafis memeriksa bagian depan gedung OJK Jateng DIY yang roboh di Jalan Kiai Saleh Semarang, Selasa (28/7/2020) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Gedung Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng-DIY yang atap dan kanopi depannya ambruk atau runtuh pada Selasa (28/7/2020) sore tadi merupakan satu di antara bangunan bersejarah di Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Bangunan yang terletak di Jalan Kyai Saleh, Semarang Selatan itu juga termasuk dalam Bangunan Cagar Budaya (BCB) di Indonesia.

Dengan arsitektur kolonial, bangunan itu memiliki pintu, jendela, dan langit-langit yang tampak menjulang tinggi, serta pintu gerbang dari besi dan beberapa ornamen dari kayu.

Dari penuturan Tjahjono Rahardjo selaku pemerhati bangunan kuno atau Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Semarang, gedung itu dulunya milik Oei Tiong Ham dan dinamai Istana Gergaji.

Nama Gergaji kini merupakan kawasan permukiman warga yang berada di sekitaran belakang lahan itu. 

Oei Tiong Ham disebut sebagai konglomerat yang berjaya pada awal abad ke-20 atau masa Hindia Belanda.

Ia memiliki sejumlah bisnis utama seperti kebun tebu, pabrik gula, perbankan dan asuransi.

Berdasarkan referensi yang diberikan Tjahjono, Istana Gergaji didapatkan atau dibeli dari seorang pemilik sebelumnya yaitu pedagang bernama Hoo Yam Loo pada 1883.

Pada awalnya, Istana Gergaji yang dirawat oleh Oei Tiong Ham luasnya mencapai sekitar 81 hektar atau 810.000 meter persegi.

Namun kemudian pengadilan ekonomi di Semarang menyita seluruh aset kekayaan milik Oei Tiong Ham termasuk istananya dengan dakwaan melakukan praktek kejahatan ekonomi pada 10 Juli 1961.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved