Berita Kota Pekalongan
Kebakaran di Kota Pekalongan, Satu Orang Meninggal Dunia
Sekitar 30 menit. Tim juga mendapatkan laporan dari warga, bahwa di rumah tersebut ada satu keluarga
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kebakaran menimpa rumah sekaligus ruko yang berada di Jalan KH Mas Mansyur No 24 RT 5 RW, Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2020) dini hari mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban yang meninggal dunia, atas nama Maulani (41).
Yuda anggota Damkar Kota Pekalongan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.
• Siapakah Artis Berinisial VS Yang Diamankan Polisi karena Diduga Terlibat Prostitusi Online?
• Kisah Sniper Terbaik Dunia Asal Indonesia, Emban 2 Misi di Timor Leste, 25 Tahun Dirahasiakan
• Jokowi Telepon Donald Trump, Amerika Serikat Langsung Kirim 1.000 Ventilator ke Indonesia
• Promo Superindo Hari Kerja 27-29 Juli 2020, Banyak Diskon Makanan, Ini Daftar Lengkapnya
"Kami menerima laporan dari warga, melihat adanya kebakaran.
Kemudian, damkar langsung menerjunkan dua unit kendaraan dengan kapasitas 6.000 liter dan 3.000 liter," kata Yuda saat dihubungi Tribunjateng.com.
Sesampainya di lokasi, api sudah membesar dan membakar bangunan rumah tersebut.
Menurutnya, tim pemadaman kebakaran bersama warga mencoba mendobrak pintu rumah tapi tak berhasil lantaran terkunci dari dalam.
Sekitar 30 menit, tim damkar berhasil menjebol pintu tersebut.
"Kami tidak bisa memadamkan api, karena terkendala tebalnya pintu baja ruko tersebut.
Sekitar 30 menit. Tim juga mendapatkan laporan dari warga, bahwa di rumah tersebut ada satu keluarga."
"Setelah pintu berhasil dijebol, tim langsung memadamkan api.
Sekira api sudah bisa dikuasai, tim langsung menindaklanjuti laporan adanya orang yang terjebak di rumah tersebut.
Setelah, dilakukan pencarian benar ada 9 orang tergeletak di depan pintu kamar mandi lantai 2," ujarnya.
Yuda mengungkapkan, saat dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh anggota PMI Kota Pekalongan, semua kondisi korban sudah lemas.
"Nafas korban lemas dan denyut nadi lemah.