KKN Undip
Mahasiswa KKN Undip di Pati CiptakanAlat Cuci Tangan Otomatis Pedal Direct
mahasiswa TIM II KKN Undip 2020 Yosia Ranubaya, menciptakan alat cuci tangan otomatis untuk Desa Pucakwangi, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati
TRIBUNJATENG.COM,PATI – Sebagai langkah melakukan pencegahan penularan Covid-19 di tengah masyarakat, mahasiswa TIM II KKN Undip 2020 Yosia Ranubaya, menciptakan alat cuci tangan otomatis untuk Desa Pucakwangi, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
“Pembuatan alat cuci tangan otomatis tanpa kontak secara langsung dengan kran air sehingga menurangi risiko tertular virus corona yang ditempatkan di Posyandu pos Gandu,” kata Yosia Ranubaya, Selasa (28/7/2020).
Ia menjelaskan, desain yang dibuat menggunakan galon air untuk menampung air guna cuci tangan lalu dihubungkan dengan keran air.
Keran air tersebut didesain agar tidak terjadi kontak secara langsung dengan orang yang ingin cuci tangan.
Yaitu memanfaatkan prinsip mekanik dengan membuat pegangan yang dihubungkan dengan pedal.
Nantinya, jika ingin cuci tangan dapat menginjak pedal terlebih dahulu agar kran air terbuka dan juga tempat sabun terbuka.
“Harapannya alat ini dapat diproduksi secara komersil dan ditempatkan di tempat-tempat umum seperti sekolah, posyandu, taman, dan lainnya,” katanya.
Camat Pucakwangi, Budi Prasetya mengatakan, adanya kehadiran mahasiswa diharapkan selain dapat mengetahui secara langsung keresahan apa yang terjadi di masyarakat, juga dapat berkontribusi.
“Jangan lupakan protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19 ini saat menjalankan program kalian dan pengabdian kalian di masyarakat serta edukasi masyarakat agar lebih maju kedepannya, karena dimulai dari para pemuda maka suatu desa dapat berkembang,” kata Budi.
Kepala Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) LPPM Undip, Fahmi Arifan ST M.Eng, menyebutkan, ada sejumlah 3.852 mahasiswa mengikuti KKN Tim II 2020.
Mereka disebar ke seluruh daerah di Indonesia dari Aceh hingga Papua Barat.
Fahmi mengatakan, adanya pandemi Covid-19 maka kegiatan KKN tim 2 2019/2020 mengalami perubahan.
”Yang biasanya dilakukan secara kelompok (tim) maka pada KKN periode ini dilakukan dengan secara mandiri (individu) atau KKN Pulang Kampung,” kata mahasiswi Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip ini.
KKN yang biasanya dilakukan di lokasi yang ditentukan oleh LPPM, lanjutnya, maka saat ini ditentukan berdasarkan lokasi domisili (kampung halaman) dari mahasiswa atau dapat memilih lokasi di luar domisili.
“Tentunya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-kkn-undipdi-pati-ciptakanalat-cuci-tangan-otomatis-pedal-direct.jpg)