Berita Tegal
Baru 20 Persen Panitia Kurban di Tegal yang Taati Protokol Kesehatan
Minimnya penerapan prosedur protokol kesehatan pada panitia kurban di Kota Tegal disayangkan Pemkot Tegal
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kasi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dari Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal, drh Liza Atikah menyayangkan minimnya penerapan prosedur protokol kesehatan pada panitia kurban di Kota Tegal.
Liza mengatakan, tempat penyembelihan hewan kurban yang sudah menerapkan protokol kesehatan baru sekira 20 persen sampai 30 persen.
"Yang masih menjadi catatan prihatin itu penerapan prosedur kesehatan Covid-19. Masih minim di panitia," kata Liza yang juga berprofesi sebagai dokter hewan kepada tribunjateng.com, Sabtu (1/8/2020).
Liza mengatakan, prosedur protokol kesehatan harus benar-benar diperhatikan oleh panitia kurban.
Minimal menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun.
Liza mengatakan, ada juga yang pakai masker tapi keliru.
Masker justru digunakan untuk menutupi dagu.
Menurut Liza, jika penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun rata-rata tempat penyembelihan sudah menyediakan.
"Untuk penyediaan tempat cuci tangan dengan sabun rata-rata sudah. Tapi untuk pemakaian APD minimal masker baru sekira 20 persen sampai 30 persen," jelasnya. (fba)