Senin, 8 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

6 OPD Kota Tegal Terima Penghargaan Evaluasi Kinerja Terbaik, Ini Daftarnya

Enam OPD dengan nilai evaluasi kinerja perangkat daerah tertinggi menerima penghargaan dari Pemkot Tegal, Senin (25/8/2025).

Tayang:
PEMKOT TEGAL
BERIKAN PENGHARGAAN - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyerahkan hadiah kepada OPD terbaik di Lingkungan Pemkot Tegal, Senin (25/8/2025). Penilaiannya dari hasil evaluasi kinerja tiap OPD. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan nilai evaluasi kinerja perangkat daerah tertinggi menerima penghargaan dari Pemkot Tegal, Senin (25/8/2025).

Penghargaan ini sebagai penyemangat bagi perangkat daerah untuk mendorong peningkatan kinerja OPD dan kualitas implementasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono.

Baca juga: Wali Kota Tegal Dedy Yon Kenalkan Amazing Tegal untuk Semesta

Baca juga: Seniman Tegal Ubah Ratusan Ikan Teri Jadi Karya Seni, Wujud Kriya Kebhinekaan

Keenam OPD tersebut adalah DPMPTSP, Inspektorat Daerah, Disdikbud, Setda, Dinkes, dan Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal.

Namun Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memberikan beberapa catatan seiring dengan pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tegal Tahun 2025.

Pertama, untuk memprioritaskan kesejahteraan rakyat dengan mengalokasikan aggaran ke sektor yang menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, UMKM, dan infastruktur lingkungan.

Berikutnya responsif terhadap dinamika sosial ekonomi sehingga perubahan anggaran mampu menjawab tantangan aktual.

“Misalnya dampak inflasi, penyesuaian harga bahan pokok dan pemulihan ekonomi pasca pandemi,” ujarnya.

Menurut Dedy Yon, selanjutnya transparasi dan akuntabilitas sehingga proses pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat berlangsung terbuka dengan melibatkan publik dan media.

Harapannya masyarakat tahu kemana arah pembangunan dan belanja daerah.

Baca juga: Rayis Tertegun 30 Menit Pandangi Lukisan Papan Akrilik Karya Umi Hidayati di Tegal Art Festival

Baca juga: Mbak Iin Bersama Warga Tegalsari Tegal Rayakan HUT RI dengan Jalan Obor

"Kemudian efisiensi dan efektivitas program."

"Maka, program yang tidak berdampak langsung atau kurang relevan dapat dialihkan ke kegiatan yang lebih produktif dan berdaya guna tinggi," ungkapnya. 

Dedy Yon mengatakan, selanjutnya penguatan identitas lokal dan budaya.

Tegal sebagai kota tradisi perlu dukungan anggaran untuk pelestarian budaya, promosi pariwisata lokal dan kegiatan masyarakat yang memperkuat jati diri kota tegal.

Terakhir, sinergi antara legislatif dan eksekutif untuk pembahasan perubahan APBD Kota Tegal tahun 2025 dapat berjalan harmonis.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved