Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Keren, Pembagian Daging Kurban di Mejasem Tegal Manfaatkan Sensor di e-KTP

Satu mushola di Desa Mejasem Barat, Tegal memanfaatkan sensor untuk mendeteksi data yang ada di KTP elektronik atau e-KTP untuk bagikan daging kurban

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Panitia kurban di Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, membuat inovasi dalam membagikan daging hewan kurban kepada masyarakat.

Jika biasanya panita kurban menggunakan kupon, satu mushola di Desa Mejasem Barat, Kabupaten Tegal memanfaatkan sensor untuk mendeteksi data yang ada di KTP elektronik atau e-KTP.

Sistem tersebut dinamai oleh panitia dengan e-Qurban.

Pembagian e-Qurban tersebut diterapkan di Mushola Attabik Khoirul Ummah di Jalan Pala Barat No 8 Mejasem Barat, Kabupaten Tegal.

Dengan penerapan e-Qurban, menjadikan panitia dan masyarakat tidak bersentuhan tangan.

Disentil Mendagri Tito Karnavian Gara-gara Rambut Pirang, Pasha Ungu Kini Plontos

Remaja 17 Tahun Dalang Peretas Twitter, Bajak Akun Barack Obama hingga Bill Gates, Kini Ditangkap

Hasil Liga Italia Tadi Malam: Lazio Gempur Tuan Rumah Napoli hingga Menang 3-1

Artis Ike Mengaku Diminta Hapus Foto Bersama Jokowi, Pemprov DKI Layangkan Somasi 

Panitia kurban Mushola Attabik Khoirul Ummah Tegal, Muhromin mengatakan, pembagian daging kurban di wilayahnya memang sengaja menggunakan sistem Information Technology (IT).

Ia mengatakan, upaya ini untuk menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 tetap dilaksanakan.

Sementara daging kurban yang dibagikan ada sebanyak 750 bungkus dari jumlah hewan kurban tiga ekor sapi dan delapan ekor kambing.

"Salah satu tujuannya untuk memprioritaskan protokol kesehatan. Masyarakat tetap harus jaga jarak dan bermasker," kata Muhromin kepada tribunjateng.com, Sabtu (1/8/2020).

Muhromin menjelaskan, dalam e-Qurban pertama masyarakat diwajibkan membawa e-KTP asli.

Saat pendaftaran pada pagi hari, masyarakat berbaris dengan jarak 1 meter kemudian men-scan e-KTP pada alat yang disediakan panitia.

Menurut Muhromin, identitas pemilik e-KTP secara otomatis akan terdata di komputer panitia.

Pada siang harinya, masyarakat mengambil daging kurban dengan menempelkan e-KTP di alat scan pendaftaran.

"Berbunyi tit berarti dia sudah daftar. Kemudian pengambilan scan lagi, suaranya beda krek, krek, krek. Jadi Insyaallah tidak ada yang dobel," jelasnya.

Seorang warga, Wulan (50) mengatakan, inovasi yang dilakukan panitia kurban Mushola Attabik Khoirul Ummah Tegal, memudahkan masyarakat umum.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved