Breaking News:

Berita Batang

15 Camat di Batang Dapat Mobil Dinas Baru Setelah Belasan Tahun Tak Diganti

Pemerintah Kabupaten Batang mengganti mobil dinas camat yang sudah berusia 16 tahun dengan mobil dinas baru yakni Mitsubishi Xpander.

IST
Sebanyak 15 unit mobil dinas camat terparkir di halaman kantor Bupati Batang sebelum diserahkan ke para camat, Senin (3/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mengganti mobil dinas camat yang sudah berusia 16 tahun dengan mobil dinas baru yakni Mitsubishi Xpander.

Sebanyak 15 unit mobil berwarna hitam tersebut diperuntukan bagi 15 camat se-Kabupaten Batang.

Mobil tersebut sudah dilengkapi plat merah dengan nomor secara berurutan diantaranya G 1030 XC, hingga G 1044 XC.

Bupati Batang Wihaji mengatakan pembelian mobil sudah direncanakan pada tahun 2019, dengan pertimbangan usia mobil camat sudah 16 tahun dan kerusakanya pun tinggi seperti kaca tidak berfungsi dan mesinnya sering macet,.

"Sebenarnya pada februari 2020 mobil dinas camat sudah dibelikan sebelum covid-19 tapi pada waktu itu masih ada musibah banjir dan Covid -19, karena tidak pantas dan tidak patut kita tunda penyerahannya,"tutur Bupati Batang, Senin (3/8/2020).

Menurutnya, pembelian mobil dinas tersebut sah dan tidak melanggar aturan, tapi melihat kepantasan dan kepatutan sehingga pihaknya sempat menunda penyerahannya.

Karena adapatasi kebiasaan baru pandemi Covid-19 dengan mobilitas tinggi para camat untuk sukseskan zero covid-19 dan kondisifitas wilayahnya, maka untuk meningkatkan kinerja mobil dinas diserahkan.

"Silahkan masyarakat awasi kinerja camat, kalau tidak benar laporkan, karena mobil ini untuk kerja kedinasan,"jelasnya.

Dalam pengadaan mobil dinas sebanyak 15 unit dianggarakan melalui APBD tahun 2020 sebelum ada Covid-19, yang mengabiskan uang rakyat sebesar Rp 3,3 Miliar.

"Mobil dinas camat yang lama memang sudah layak diganti karena banyak yang rusak dan biaya perawatanya juga mahal,"imbuhnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bambang Suprianto mengatakan untuk 15 mobil camat dari kondisi fisik luarnya sudah banyak yang rusak tapi kalau mesinya kami belum tahu karena belum cek.

"Mobil lama kita tarik ke BPKAD, karena banyak permohonan dari OPD untuk operasional," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved