Berita Brebes
Ini Isi Surat Terbuka Ingrid Frederica Warga Brebes kepada Presiden Jokowi: Saya Memohon
Berikut isi surat terbuka yang ditulis Ingrid Frederica, seorang warga Brebes, kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Berikut isi surat terbuka yang ditulis Ingrid Frederica, seorang warga Brebes, kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Surat ini diunggah di akun media sosial Facebook dan Instagram miliknya pada Jumat (31/7/2020), bertepatan Idul Adha 1441 Hijriah.
Secara umum, isi surat adalah permintaan kepada Presiden memulangkan sang suami yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) pencari ikan di China.
• Warga Brebes Tulis Surat Terbuka bagi Jokowi, Minta Bantuan Pulangkan Suaminya ABK Kapal China
• 9 Tahun Merantau di Amerika, Suami Pulang Bacok Istri: Uang Kiriman Rp 35 Juta Sebulan Jadi Kotoran
• Beredar Video dan Foto Ijab Kabul Pernikahan Cak Malik yang Digosipkan Suami Nella Kharisma: Sah!
• Lettu Inf Gunawan Grup 3 Kopassus Meninggal saat Bertugas di Papua, Jenazah Dimakamkan di Demak
Seharusnya Samfarid Fauzi (33), suami Ingrid, sudah mengakhiri kontrak kerja selama dua tahun pada April tahun ini.
Ternyata dia tidak pulang, bahkan dikabarkan berpindah kapal lagi.
Inilah isi surat tersebut yang ditulis tangan secara rapi di atas kertas folio garis:
Surat Terbuka Untuk Pak Jokowi
Yang terhormat Bapak Presiden Jokowi.
Saya istri Samfarid Fauzi (Tegal) ABK kapal China Fu Yuan Yu.
Pak, suami saya diberangkatkan PT Puncak Jaya Samudra (Pemalang) pada April 2018. Setelah 1 tahun bekerja, suami saya menyampaikan ingin pulang dikarenakan sudah tidak sanggup lagi.
Suami saya mengeluhkan mulai dari makanan yang tidak layak, obat-obatan yang tidak memadai, jam kerja yang panjang, bahkan bekerja tidak sesuai dengan PKL.
Pada PKL keterangan tugas suami menjaring, tapi pada real nya pagi menjaring malam harinya memancing. Sehingga waktu istirahat sangat minim.
Namun ternyata tidak diizinkan dan dengan berat hati suami saya melanjutkan pekerjaan hingga finish kontrak April 2020.
Seharusnya April ini suami saya sudah pulang pak, namun hingga surat ini saya tulis, saya tidak mengetahui keberadaan dan keadaan yang pasti tentang suami saya.
Yang saya tahu hanya suami saya dan teman-temannya dipindahkan ke kapal Han Rong pada bulan Juni 2020.
Kawan suami saya itu masuk rumah sakit di Srilanka, dari kawannya itu saya mengetahui banyak kru yang sakit bahkan meninggal.
Bahkan hari ini saya mebdengar 2 orang jenasah dari kapal Han Rong 368 itu sudah dilarung, di samudera hindia.
Sejak bulan Mei 2020 saya sudah memohon bantuan kepada PWNI dan BNP2MI, bahkan menghubungi KBRI namun tidak ada hasil.
Saya bingung, khawatir, dan cemas akan nasib suami dan kawan-kawannya.
Besar harapan saya untuk Bapak Presiden dapat membantu mencari dan memulangkan suami saya dan kawan-kawannya.
Saya memohon dengan sangat uluran tangan Pak Presiden untuk membantu kami rakyat kecil ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/surat-bagi-jokowi.jpg)