Breaking News:

Dragan Djukanovic: Adhitya Jorry Guruh Sebagai Pemain Potensial.

PSIS Semarang memiliki calon bintang masa depan yang pada musim 2020 ini dipromosikan ke tim senior.

Istimewa
Aksi Adhitya Jorry Guruh saat bermain di final kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-18 2019 menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sultan Agung, Bantul Yogyakarta. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- PSIS Semarang memiliki calon bintang masa depan yang pada musim 2020 ini dipromosikan ke tim senior.

Pemain yang dimaksud adalah eks kapten Tim PSIS U-18 di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 2019 yang berhasil menjadi runner up di ajang itu, Jorry Adhitya Guruh.

Pemain asal Rembang, kelahiran 18 Maret 2001 tersebut merupakan satu dari tiga pemain PSIS U-18 yang dipromosikan ke tim senior pada saat persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 2020. Dua lainnya yakni Pratama Arhan, dan penjaga gawang Yofandani Damai Pranata. Namun, untuk nama terakhir, sudah lama tak terlihat dalam latihan bersama tim senior PSIS.

Di mata pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic, Adhitya Jorry Guruh disebutnya sebagai pemain potensial.

Menurut pelatih asal Montenegro tersebut, Jorry memiliki kelebihan fisik dan kecepatan untuk memainkan sepakbola modern.

Hal itu juga yang membuat Dragan sering menempatkan Jorry di posisi penyerang sayap, meski posisi asli Jorry adalah penyerang tengah.

"Jorry adalah pemain yang bertalenta. Dia memiliki sejumlah keuntungan dari segi fisik, seperti kecepatan dalam sepakbola nodern yang sangat diperlukan dan penting," puja Dragan Djukanovic saat diminta tanggapan soal Jorry oleh Tribunjateng.com.

Namun, Dragan menggaris bawahi jika layaknya pemain muda pasa umumnya, Jorry masih harus memburu banyak pengalaman agar siap bersaing di kompetisi kasta tertinggi.

"Dia masih harus bekerja dan berjuang keras baik dalam segi taktik dan kekuatan agar siap dalam tim sepakbola senior," kata Dragan.

Adapun dalam tiga laga awal PSIS di kompetisi Liga 1 2020, Jorry sudah merasakan debut bersama tim utama PSIS sebagai pemain pengganti pada saat melakoni laga away kontra Persipura Jayapura di Stadion Klabat, Manado. Jorry juga masuk dalam line up PSIS saat berstatus tuan rumah menghadapi Arema FC.

"Saya berharap dia akan terus bekerja keras dan suatu saat menjadi pemain andalan di tim senior," jelasnya.

Secara keseluruhan, ia juga berpesan untuk para pemain muda lainnya khususnya di PSIS untuk bekerja keras dan disiplin.

"Ya sama dengan Jorry, pemain lain seperti Dewa, Arhan, dan Vedha harus bekerja keras dan disiplin. Itu adalah kunci sukses, tidak ada yang lain," ucapnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved