Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sambut HUT ke-75 RI, Jalan Kampung Gawanan Colomadu Digambar Sungai Lengkap dengan Ikannya

Semarak menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia sudah terlihat di sepanjang jalan kampung RT 1/6 Gawanan Timur.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Warga saat berpose di sepanjang jalan kampung yang digambar sungai di RT 1/6 Gawanan Timur Gawanan Kecamatan Colomadu Karanganyar, Kamis (6/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Semarak menyambut HUT ke-75 Republik Indonesia sudah terlihat di sepanjang jalan kampung RT 1/6 Gawanan Timur Desa Gawanan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.

Mural 3D bertemakan alam menghias tiga ruas jalan kampung dengan total panjang sekitar 300 meter. Tiga ruas jalan itu terlihat semakin berwarna dengan gambar panorama alam berupa sungai, dilengkapi ikan serta bebatuan.

Umbul-umbul serta bendera merah putih yang dipasang di depan rumah warga turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan tahun ini.

Perkumpulan warga setempat yang dikenal Tim Hore sudah mulai menggambar jalan sejak Sabtu (25/7/2020) lalu. Semula hanya satu ruas jalan yang digambar. Namun begitu selesai digambar, ternyata warga merespon baik hingga akhirnya dua ruas jalan lainnya turut digambar.

"Awalnya dari obrolan di pos. Warga inisiatif menghibur diri sekaligus berkarya di tengah pandemi ini. Kita ingin membuat warga bahagia senang dan damai. Juga menyongsong Hari Kemerdekaan," kata Koordinator, Suryadi atau akrab disapa Pay kepada Tribunjateng.com, Kamis (6/8/2020).

Untuk menggambar tiga ruas jalan, tim membutuhkan sejumlah 15 ember cat beragam warna berukuran 25 Kg. Pay menuturkan, bahan cat diperoleh dari swadaya masyarakat sekitar. Selain menyumbangkan cat, beberapa warga juga menyumbangkan sejumlah nominal uang.

"Ada 10 orang yang mengerjakan, tapi lama kelamaan warga lainnya membantu. Kebetulan ada bisa bikin motif, warga lain tinggal finishing atau mewarnai. Pengerjaannya dilakukan saat malam hari," ungkapnya.

Dia menjelaskan, sengaja memilih motif sungai dengan alasan alirannya yang tidak terputus sebagai lambangan paseduluran atau persaudaraan.

"Kebetulan juga momennya Hari Kemerdekaan. Harapannya, tali persaudaraan antar warga sini tidak putus seperti aliran sungai," pungkas Pay.

Di sisi lain, hiasan ikan koi dan lumba-lumba dipilih karena semua kalangan senang melihat ikan, baik itu anak-anak hingga orang tua. (*).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved