Berita Viral
Ibu Ini Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Petugas, Mertua Ceritakan Respon Perawat saat Dimintai Tolong
Situasi dramatis persalinan DR yang berlangsung tanpa bantuan tenaga medis, dibenarkan oleh AL (63), mertua BK
Ibu Ini Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Petugas, Mertua Ceritakan Respon Perawat saat Dimintai Tolong
TRIBUNJATENG.COM - Sedih karena kehilangan anak yang baru lahir dan jengkel atas pelayanan rumah sakit dirasakan pasangan suami istri asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Perasaan itu dialami BK (29) dan DR (27), pasutri asal Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Mereka sedih karena anak keduanya itu meninggal beberapa menit setelah dilahirkan.
Sang suami, BK mengatakan, proses persalinan di salah satu rumah sakit swasta itu dilakukan tanpa bantuan bidan atau perawat.
• Katalog Promo JSM Alfamart 7-9 Agustus 2020, Simak DiskonTerbaru di Akhir Pekan
• Katalog Promo JSM Indomaret Akhir Pekan Terbaru, Hanya 3 Hari, 7-9 Agustus 2020
• Katalog Promo JSM Superindo 7-9 Agustus 2020, Daftar Terbaru Diskon Akhir Pekan Klik di Sini
• Ganjar Pranowo Senyum-senyum Sendiri Baca Surat dari Kayla, Putuskan Datang ke Salatiga: Ini Unik
BK menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (4/8/2020).
Istrinya yang sedang hamil dengan usia kandungan 37-38 minggu menunjukkan tanda kelahiran.
BK pun membawa istrinya ke rumah sakit swasta yang berada di pusat Kota Jombang.
“Sampai di rumah sakit dan masuk UGD pada pukul setengah dua (01.30 WIB) dini hari, itu sudah masuk hari Selasa.
Waktu itu istri saya sudah mengeluarkan air ketuban,” ungkap BK kepada Kompas.com di rumahnya, Kamis (6/8/2020).
Di rumah sakit itu, kata BK, istrinya diobservasi di ruang UGD dan menjalani rapid test Covid-19.
Reaktif rapid test Covid-19
Setelah itu, petugas memanggil BK untuk memberi tahu hasil observasi dan rapid test.
“Di situ (ruang UGD) istri saya diobservasi dan rapid test. Setelah itu saya dipanggil dan dikasih tahu kalau istri saya reaktif,” kata BK.
Dia menuturkan, karena hasil rapid test menyatakan reaktif terhadap pergerakan antibodi, istrinya ditempatkan di ruang khusus yang ada di lantai tiga rumah sakit.