Berita Regional
Teriakan Siti Buat Dua Sejoli Dikepung Warga dan Nyaris Dihakimi
Dua sejoli MA (27) dan TK (21) di Cengkareng, Jakarta Barat, dikepung dan nyaris dikeroyok warga.
TRIBUNJATENG.COM - Dua sejoli MA (27) dan TK (21) di Cengkareng, Jakarta Barat, dikepung dan nyaris dikeroyok warga.
Kejadian bermula dari teriakan seorang remaja 13 tahun.
Remaja tersebut bernama Siti Sapinah.
• Ormas Solo Protes Keras Logo HUT ke-75 RI Karena Menyerupai Simbol Salib
• Pria Ini Cambuki Bayi Tiap Dua Minggu Sekali, Terungkap saat Pergi ke Rumah Nenek
• Kisah Ayah Curi HP Demi Anak Sekolah Online, Pemilik HP Lemas Setelah Lihat Kondisi Keluarga Pencuri
• Nagita Slavina Teriak Histeris saat Bertemu Ariel Noah, Puji Ganteng hingga Salah Tingkah
Siti menjadi korban penjambretan pasangan kekasih tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius, menceritakan awalnya korban tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Pedongkelan Baru.
Kemudian korban dipepet oleh kedua pelaku yang diketahui sepasang kekasih itu.
"Kemudian, korban dipepet oleh kedua pelaku dan tersangka perempuan mengambil ponsel milik korban yang ada di dashboard sepeda motor," ujar Antonius dikonfirmasi Jumat (7/8/2020).
Namun demikian, korban melawan dan sempat menarik tangan pelaku TK.
Sampai akhirnya korban berteriak jambret dan didengar oleh sekumpulan ibu-ibu pengajian.
Akhirnya pelaku TK dan MA dikepung warga dan hampir dihakimi massa.
Namun untung polisi berada di lokasi dan segera mengamankan pelaku jambret itu.
"Dengan cepat kami datang ke TKP dan berhasil meredam serta mengamankan pelaku dari amukan massa," tegas Antonius.
Polisi pun menyita sepeda motor jenis Honda Supra Fit milik pelaku yang digunakan untuk mejambret.
Selain itu polisi juga amankan handphone milik korban.
Pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman kurungan penjara 5 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-jambret_20180909_212925.jpg)