Kamis, 18 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dewan Minta Anggaran Refocusing Bisa Dikembalikan 50 Persen ke OPD untuk Lanjutkan Program Kerja

Pemerintak Kota Semarang melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: sujarwo
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Hal ini tentu membuat beberapa program kerja ditunda. Setiap OPD harus memanfaatkan anggaran yang tersisa secara jeli.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Suharsono mengusulkan agar ada penambahan anggaran dalam APBD perubahan 2020, terutama bagi dinas-dinas teknis yang anggarannya berkurang cukup besar.

Dia berharap, pada APBD Perubahan nanti anggaran refocusing penanganan Covid-19 juga dapat dikembalikan setidaknya 50 persen untuk melanjutkan pembangunan fisik yang hampir semua tertunda akibat Covid-19.

"Kemarin untuk program rumah sehat lingkungan berkurang Rp 100 miliar. Kami ingin paling tidak dikembalikan Rp 50 miliar untuk kebutuhan permukiman, perbaikan jalan, dan lain-lain," pintanya, Senin (10/8/2020).

Upaya penanganan banjir dan rob, sambung dia, juga harus ditingkatkan di anggaran perubahan mengingat anggaran tersebut terpotong cukup besar untuk refocusing penanganan Covid-19.

"Kemarin berkurang hampir Rp 200 miliar. Kami ingin mendorong supaya pemeliharaan saluran dan jalan tetap dianggarkan kembali pada APBD perubahan," paparnya.

Dia melanjutkan, rencana program yang masuk dalam APBD perubahan tentu harus menyesuaikan capaian pendapatan. Di tengah pandemi Covid-19, menurutnya, tren pendapatan daerah Kota Semarang masih cukup bagus. Meski beberapa sektor pajak terdampak Covid-19, dia menilai ada beberapa mata pajak yang tetap mengasilkan pendapatan secara signifikan, diantaranya pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan atas tanah dan bangunan (BPHTB).

"Capaian pendapatan sampai Desember nanti sudah kelihatan tren seperti apa. Kemarin ada yang masih cukup bagus seperti PBB dan BPHTB," ujarnya.

Dia berharap, pendapatan tersebut dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, termasuk pembangunan-pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda. Pihaknya tidak berharap banyak pembangunan infrastruktur pada 2020 ini. Hanya saja, setidaknya program pemeliharaan lingkungan bisa tetap dilakukan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved